hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Daerah  

Kuartal 4 2021, Pertumbuhan Ekonomi Kota Bandung Diproyeksikan Satu Persen

BANDUNG-–Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulayna memproyeksikan  pertumbuhan ekonomi di kota kembang tersebut setidaknya satu persen pada kuartal keempat 2021.

Prediksi itu cukup realistis  karena akibat pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi Kota Bandung minus 0,4 persen di kuartal pertama 2021 lalu.

Laju ekonomi bisa tumbuh karena pemerintah telah memberikan sejumlah relaksasi seiring menurunnya status risiko pandemi Covid-19 di Kota Bandung.

“Kami akan terus memberikan relaksasi ekonomi. Mudah-mudahan ini membawa kebaikan bagi masyarakt Kota Bandung,” kata wakil wali kota membuka acara Indonesia Marketeers Festival secara virtual, Kamis (16/9/21).

Yana mengapresiasi upaya-upaya para pelaku bisnis di Kota Bandung yang terus berinovasi dan tetap kreatif menumbuhkan ekonomi di Kota Bandung.  Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Markplus dengan menggelar Indonesia Marketeers Festival sebagai salah satu upaya mencari solusi inovasi dan kreativitas di bidang marketing.

Menurutnya, inovasi, kreativitas dan kolaborasi di segala sektor merupakan kunci penting di masa pandemi terutama di dunia usaha dan bidang marketing.

“Dengan bertemunya para pebisnis, industri dan pemerintah, bisa membahas dan menemukan terobosan-terobosan yang baik untuk tetap memutarkan roda ekonomi di Indonesia khususnya di Kota Bandung,” harapnya.

Dalam gelaran Indonesia Marketeers Festival ini, Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu Kota Bandung menerima penghargaan sebagai Public Service of The Years Jawa Barat.

“Kepada para pihak yang berhasil meraih penghargaan di antaranya penghargaan Public Service of The Years dan Industry Marketing Champion, saya ucapkan selamat,” tuturnya.

Sementara dalam diskusi virtual itu CEO Bobobox Indonesia Indra Gunawan mengatakan para pelaku bisnis memiliki kesadaran bahwa saat ini konsumen telah berubah dibanding sebelum pandemi.

“Bila dulu konsumen mencari lokasi yang mudah diakses dan harga yang lebih terjangkau, kini konsumen lebih mengutamakan kesehatan, low mobility, low touch, dan less-crowd. Hal tersebut menghasilkan new economy tourism,” ungkap Indra.

Bobobox, property-technology (proptech) startup,  melakukan berbagai penyesuaian yang bisa selaras dengan  perubahan konsumen tersebut. Di antaranya, dengan menerapkan protokol kesehatan yang berstandar CHSE. Kemudian, menggunakan teknologi untuk menggali anxiety dan desire konsumen.

Bobobox juga mengembangkan Bobocabin yang meluncur pada Februari 2021. Ini merupakan hotel kapsul yang memadukan teknologi internet of things (IoT) dan keindahan alam.

Pandangan senada juga diungkapkan Sales Ritail Section Head JNE Bandung Vidyana Rosalina. Menurunya, saat ini terjadi transformasi kultural dalam berbelanja yang bukan lagi sekadar memenuhi kebutuhan, tapi sebuah gaya hidup. Untuk itu, JNE menyesuaikan berbagai layanan mereka untuk mengikuti perubahan konsumen tersebut.

“Kami menempatkan diri bukan hanya penyedia jasa pengiriman, tapi juga menjadi fulfilment bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Untuk itu, kami telah melakukan berbagai inovasi dan terobosan,” kata Vidyana.

Ada berbagai inovasi yang telah dibuat JNE, di antaranya online booking agar konsumen tidak perlu mengantre saat melakukan pengiriman. Lalu, menghadirkan aplikasi myJNE untuk pelacakan barang dan layanan lainnya.

Sementara  untuk UKM, JNE membangun friendly logistic untuk mendukung pengelolaan stok produk UKM di Bandung.

“Kami akan terus mendampingi UKM untuk berkembang dengan berbagai layanan dan produk yang kami punya,” pungkas Vidyana.

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate