hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

KSU Nira Satria, Tetap Manis di Tengah Pandemi

BANYUMAS-–Berkat berkoperasi petani penderes gula kelapa di Kabupaten Banyumas menikmati manisnya kerja keras mereka. Bukan saja mereka mampu meramaikan pasar gula palma organik dunia, tetapi juga mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19. Bahkan permintaan gula palma meningkat.

Bahkan Koperasi Serba Usaha (KSU) Nira Satria tempat pera petani ini bernaung sudah mampu menerapkan tenologi digital. Itu sebabnya Kementerian Perindustrian pada pertengahan Juni ini menjadikannya percontohan sektor IKM yang akan menerapkan teknologi industri 4.0.

Menurut Ketua KSU Nira Satria Nartam Andrea Nusa penerapan teknologi yang dilakukan KSU Nira Satria ialah dengan input data produksi petani dengan barcode dari wilayah petani langsung ke koperasi.

Pada RAT Tahun Buu 2019 KSU Nira Satria mampu mencatat omzet Rp8.933 miliar dan membukukan aset Rp5 miliar. Jumlah anggotanya 998 orang yang mengelola lahan seluas 131 hektare.

Sementara produksinya sendiri berkisar antara 40-60 ton per bulan. Dari jumlah itu sebanyak 40-50 ton diekspor ke Afrika Selatan,  Portugal, Rusia, Australia, Taiwan, Inggris dan Spanyol.

“Boleh dibilang seira 95% produksi gula kelapa organik  kami adalah komoditas ekspor,” ujar Nartam kepada Peluang melalui WhatsApp, Minggu (12/7/20).

Dia bercerita kehidupan para petani penderes gula ini bgeitu pahit sebelum adanya koperasi ini. Harga tidak stabil, kualitas jelek, terikat dengan tengkulak.  Akhirnya pada akhir 2008 para petani membentuk berapa kelompok tani dan baru pada 2011 berdirilah Koperasi Nira Satria.

“Nira adalah nama sadapan bunga kelapa dan satria slogan Kabupaten Banyumas sebagai Kota Satria,” ungkap Nartam.

Dia memberikan apresiasi kepada dukungan  pihak pemerintah memberikan bantian bangunan tempat memprosesan hingga perlatan produksi, selain perizinan.

Belajar dari pengalamannya dan dalam menyambut hari koperasi Nartam menyebutkan apabila pegiat koperasi benar-benar melaksanakan prinsip koperasi, masa depan koperasi akan baik dan koperasi dan koperasi akan baik.

“Kini tinggal memberikan edukasi, terutama soal hak dan kewajiban jadi anggota koperasi kepada kaum milenial agar tertarik berkoperasi,” pungas dia (Irvan Sjafari).

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate