MAUMERE—KSP Kopdit Pintu Air Indonesia berinisiatif memfasilitasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ yang belum mempunyai identitas kependudukan agar segera memilikinya. Sebagai bentuk dukungannya, pada Sabtu 05 Juni 2021 KSP Kopdit Pintu Air langsung mengunjungi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah Kecamatan Nita dan Kecamatan Koting.
Dalam kunjungan yang dihadiri oleh Ketua Humas KSP Kopdit Pintu Air, Vinsen Deo bersama Staf, Viona dan juga Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, D. Engeline Esther yang langsung mendata para ODGJ yang belum memiliki identitas seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK).
Selain ODGJ, juga para Lansia, Disabilitas, dan Fakir Miskin yang belum miliki identitas ikut di data Hal ini dilakukan untuk memastikan hak-hak sipil dan perlindungan hukum bagi mereka.
Ketua Humas KSP Kopdit Pintu Air, Vinsen Deo mengatakan, KSP Kopdit Pintu Air akan membantu memfasilitasi mereka yang belum mengurus identitas kependudukannya sehingga dengan memiliki KTP, diharapkan mereka ini bisa mendapatkan akses yang lebih mudah untuk mendapatkan bantuan-bantuan dari pemerintah
“Sejak 29 Mei 2021 dan 05 Juni 2021 kita telah mendata sebanyak 20 orang. Rinciannya 13 ODGJ, 2 RM, dan 5 FM. Dari 20 orang yang kita data, 4 orang yang tidak miliki identitas. Target kita akan kunjungi ke 21 kecamatan di kabupaten Sikka “ ujarnya.
Sementara Ketua KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano mengatakan, KSP Kopdit Pintu Air menginisiasi pembuatan KTP dan KK ini murni dan adalah panggilan hati nurani dan ini juga amanat dari undang-undang bahwa semua penduduk wajib memilikinya.
“Mereka ini kita data lalu kita kordinasikan dengan Dinas Sosial untuk bantu fasilitasi pembuatan KTP dan KK ke Disdukcapil. Mereka ini juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan KTP. Kasihan kalau mereka sakit dan membutuhkan perawatan tapi tidak punya KTP. Dengan memiliki identitas ini mereka bisa dikiutsertakan dalam program pemerintah, “ kata Jano
KSP Kopdit Pintu Air akan terus memfasilitasi masyarakat di 21 kecamatan di Kabupaten Sikka yang belum memiliki dokumen kependudukannya.
Dia menghimbau kepada warga masyarakat yang belum memiliki identitas untuk bisa ikut dalam program ini, serta kepada masyarakat untuk menyumbang Rp1.000 melalui rekening Pintar Amal Kasih agar kebutuhan akan KTP dan KK bisa terpenuhi.
Kepala Bidang Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial kabupaten Sikka, D. Engelina Esther menyampaikan terimakasih kepada KSP Kopdit Pintu Air yang sudah membantu memfasilitasi para ODGJ yang belum memiliki identitas.
“Pemerintah Kabupaten Sikka melalui Dinas Sosial mengucapkan terimakasih kepada KSP Kopdit Pintu Air yang sudah bersama-sama membantu pemerintah,” kata Ester (Nivan)








