hayed consulting
hayed consulting
umkm insigh

KSP Guna Prima Dana Sabet Dua Penghargaan Prominent Awards 2026

Pelopor penyaluran KUR di Bali ini dinilai berperan dalam pengembangan keuangan inklusif, digitalisasi, serta mendorong pelaku usaha naik kelas.

Kualitas KSP Guna Prima Dana (GPD) dalam melayani anggota sekaligus meningkatkan perekonomian semakin diakui publik. Ini setelah koperasi yang berpusat di Kabupaten Badung, Bali itu kembali mendapatkan penghargaan bergengsi dalam ajang Prominent Awards 2026.

Dalam acara besutan Metro TV yang digelar di Jakarta, 23 September 2026, KSP GPD meraih kategori Excellent in Cooperatives for Inclusive Finance, Digital Transformation, and MSME Empowerment serta Excellent in Transformative Leadership for KUR Distribution and MSME Scale-Up.

Manajer Utama KSP GPD, I Wayan Suyatna mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran koperasi, termasuk pengurus, pengawas, manajemen, dan ribuan anggota.

“Malam ini secara kelembagaan KSP Guna Prima Dana mendapatkan penghargaan yang sangat luar biasa dari Metro TV. Ini buah kerja keras seluruh jajaran yang ada di Koperasi Simpan Pinjam Guna Prima Dana,” ujar Wayan, saat ditemui Redaksi Peluang Media Group usai acara.

Pelopor penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bali itu dinilai berperan dalam pengembangan keuangan inklusif serta mendorong pelaku usaha naik kelas dengan suku bunga kredit yang kompetitif. Selain itu, GPD juga merupakan pionir pembiayaan hijau di Pulau Dewata.

Suyatna menambahkan, penghargaan yang diraih tersebut juga tidak terlepas dari dukungan lebih dari 7.000 anggota GPD. Selama 24 tahun berdiri, salah satu koperasi besar di Tanah Air ini selain memberikan pembiayaan, juga mendampingi dan memberikan solusi atas problematika yang dihadapi oleh anggota.

“Kita juga membantu mereka dari usahanya yang visible tapi tidak bankable itu dengan membantu mereka membuatkan nomor induk berusaha atau NIB,” kata Suyatna.

GPD juga dikenal sebagai salah satu koperasi yang getol berinovasi. Di bidang teknologi, koperasi yang didirikan saat krisis moneter 1998 itu terus melakukan transformasi melalui layanan aplikasi Mobile GPD Online. Digitalisasi ini memudahkan anggota dalam melakukan transaksi sekaligus meningkatkan transparansi.

Selain itu, GPD ke depannya akan menyediakan kartu debit bagi anggota. Melalui fasilitas ini anggota dapat melakukan penarikan tunai melalui jaringan ATM Bank Mandiri. Pengembangan layanan ini sesuai dengan kebutuhan anggota yang menginginkan kemudahan, kecepatan, dan keamanan dalam bertransaksi.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koperasi Ferry Juliantono memberikan apresiasi terhadap kiprah GPD. Namun, ia mendorong koperasi tersebut untuk tidak hanya mengandalkan kegiatan simpan pinjam.

“Buat KSP Guna Prima Dana jangan nyaman dengan kegiatan simpan pinjamnya tetapi juga dipertimbangkan untuk bisa mulai spin-off atau diversifikasi ke kegiatan sektor riil supaya bisa lebih punya dampak terhadap masyarakat,” pungkas Ferry. (Rth & Dje).

pasang iklan di sini
lpdb.go.id