
Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Guna Prima Dana terus menegaskan posisinya sebagai lembaga keuangan koperasi yang konsisten mengedepankan prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan dalam pengelolaan dana. Melalui skema pembiayaan yang sehat, koperasi ini aktif memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus menjaga kualitas portofolio keuangan secara berkesinambungan.
Komitmen tersebut mendapat pengakuan dari pemerintah melalui penghargaan Anugerah Mitra Usaha Mikro 2025 yang diberikan oleh Kementerian UMKM. Penghargaan ini diserahkan dalam seremoni yang digelar di Menara Peninsula Hotel, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (17/12/2025).
Manajer Utama KSP Guna Prima Dana, I Wayan Suyatna, SE, menyampaikan bahwa penghargaan ini mencerminkan tingkat kepercayaan pemerintah terhadap peran koperasi dalam menyalurkan pembiayaan secara bertanggung jawab sekaligus mendukung keberlanjutan usaha UMKM.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Kementerian UMKM atas kontribusi KSP Guna Prima Dana dalam pemberdayaan, perlindungan, dan penguatan UMKM secara berkelanjutan,” ujar Suyatna.
Ia menilai, pengakuan tersebut menjadi dorongan moral bagi koperasi untuk terus menjaga kualitas pembiayaan, sembari memperluas peran pendampingan agar UMKM dapat tumbuh dan naik kelas secara terukur.
Menurut Suyatna, KSP Guna Prima Dana tidak hanya berfokus pada penyaluran dana, tetapi juga pada peningkatan literasi keuangan anggota dan debitur. Upaya ini dilakukan agar pengelolaan usaha UMKM semakin tertib dan profesional, termasuk mendorong legalitas usaha melalui kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Sejak dipercaya menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2019 hingga 2025, KSP Guna Prima Dana telah melayani sekitar 4.300 debitur UMKM dengan total pembiayaan mencapai Rp265,3 miliar. Seluruh penyaluran dilakukan dengan prinsip kehati-hatian untuk menjaga kualitas aset dan keberlanjutan dana koperasi.
“Dalam Rencana Tahunan Penyaluran (RTP) 2026, kami menargetkan pembiayaan sebesar Rp120,8 miliar, dengan tetap mengedepankan manajemen risiko yang prudent,” jelasnya.
Suyatna menambahkan, KSP Guna Prima Dana hingga kini menjadi satu-satunya koperasi penyalur KUR di Bali yang sejak 2019 dipercaya pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk memperluas akses pembiayaan UMKM.
Selain KUR, koperasi ini juga menyediakan berbagai produk pembiayaan lain yang kompetitif, seperti GPD-KU dan Pinjaman Multiguna, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan modal usaha secara berkelanjutan.
Melalui capaian tersebut, KSP Guna Prima Dana menegaskan komitmennya untuk menjaga kinerja keuangan koperasi, memperluas inklusi pembiayaan bagi usaha mikro, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong legalitas usaha sebagai fondasi pertumbuhan UMKM jangka panjang.
“Kami optimistis UMKM akan terus menjadi penggerak utama ekonomi nasional, terutama jika sinergi antara koperasi, pemerintah, dan pelaku usaha semakin diperkuat,” pungkas Suyatna. (Faw)





