
PeluangNews, Pontianak – KSP CU Pancur Kasih (CUPK) menunjukkan optimisme kuat memasuki tahun buku 2026 dengan menargetkan pertumbuhan aset mencapai Rp4,7 triliun. Target tersebut meningkat signifikan dibandingkan realisasi aset tahun 2025 yang sebesar Rp4,008 triliun.
Ketua Pengurus CUPK, Martono, menegaskan komitmen tersebut saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) XXXVIII Tahun Buku 2025 di Aula Sejati, Pontianak, Senin (23/2/2026).
“Memasuki usia ke-39 tahun, CU Pancur Kasih terus mengembangkan inovasi produk dan layanan serta melakukan transformasi digital untuk mencapai target aset Rp4,7 triliun pada 2026,” ujar Martono.
Akhir Kepemimpinan Dua Periode
RAT tahun ini juga menjadi penanda berakhirnya periode kedua kepemimpinan Martono di salah satu koperasi kredit (kopdit) terbesar di Provinsi Kalimantan Barat. Selama delapan tahun terakhir, manajemen bersama pengurus melakukan berbagai inovasi layanan serta penguatan kelembagaan.
Inovasi Digital: Repoo dan KasihPay
Sebagai bagian dari transformasi digital, CUPK meluncurkan aplikasi Repoo, yang memudahkan anggota melakukan transfer dana antaranggota maupun ke rekening bank mitra dan sebaliknya.
Selain itu, aplikasi KasihPay (Agen CUPK) hadir untuk memberdayakan anggota sebagai penyedia layanan transaksi online. Melalui platform ini, anggota dapat mengakses layanan simpan pinjam, transfer, pembayaran pulsa, listrik, PDAM, hingga BPJS.
Baca Juga: RAT XXXVIII CUPK 2025 Resmi Dibuka Wagub Kalbar, Dorong Akselerasi Pertumbuhan dan IPM
Spin Off Koperasi Jasa Sejati
Pengurus juga melakukan spin off dengan membentuk Koperasi Jasa Sejati yang sementara ini mengelola bisnis penyewaan Aula Sejati dan penginapan. Ke depan, koperasi jasa tersebut akan mengembangkan berbagai lini usaha karena telah mengantongi 26 KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia).
Penguatan Kelompok Inti (Pokti)
CUPK terus memperkuat Kelompok Inti (Pokti) sebagai ujung tombak pelayanan kepada anggota. Hingga 31 Desember 2025, jumlah Pokti tercatat sebanyak 586 orang, terdiri atas:
- 412 Pokti Wilayah Basis
- 84 Pokti Fasilitator
- 47 Pokti Penjaga Kantor
- 43 Pokti Kebersihan
“Pokti berperan strategis dalam melayani anggota sekaligus menjadi kawah candradimuka bagi anggota yang ingin menjadi pengurus atau manajemen,” jelas Martono.
Kinerja 2025 Tumbuh Dua Digit
Sepanjang 2025, CUPK membukukan kinerja gemilang dengan pertumbuhan aset sebesar 12 persen (year on year) menjadi Rp4,008 triliun.
Rinciannya:
- Simpanan tumbuh 12 persen menjadi Rp2,651 triliun
- Pinjaman meningkat menjadi Rp2,837 triliun
- SHU bersih konsolidasi mencapai Rp11,920 miliar atau tumbuh 68 persen
- Jumlah anggota mencapai 241.308 orang
Dari sisi infrastruktur, CUPK kini memiliki 55 Tempat Pelayanan dan 8 Tempat Pelayanan Kas yang tersebar di dua kota dan 11 kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat.
Dengan capaian tersebut, CU Pancur Kasih menegaskan posisinya sebagai salah satu koperasi kredit terbesar dan berprestasi di Kalimantan Barat, sekaligus optimistis menembus target aset Rp4,7 triliun pada 2026. (Djat)







