BUKITTINGGI : Harapan besar dibebankan kepada Koperasi Saudagar Minang Raya (KSMR) dalam pengembangan usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM) di Provinsi Sumatera Barat. Koperasi yang berdiri sejak 2017 ini diyakini mampu mengemban misi tersebut mengingat kompetensi para penggagasnya merupakan perpaduan antara kalangan akademisi dan para pengusaha minang yang sukses di ranah dan rantau.
Harapan tersebut dilontarkan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi saat Halal bihalal dan Pengukuhan Pengurus KSMR di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Sabtu (28/5/2022). Hadir pada kesempatan itu
sejumlah pejabat di lingkungan Provinsi Sumbar, maupun tingkat nasional, antara lain Anggota DPRD Arkadius Dt Intan Bano, Anggota DPD RI Emma Yohanna, Bupati Agam Andri Warman, Rektor Universitas Yarsi dan mantan Wamen Diknas Fasli Jalal, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri.
Dalam sambutannya Mahyeldi mengatakan di tengah pukulan pandemi covid-19, UMKM Sumbar mengalami penurunan cukup signifikan kendati masih tetap menggeliat.
” UMKM kita sangat perlu bantuan baik berupa bimbingan produk, kolaborasi maupun pasar, karena kendati tetap tumbuh namun hal tersulit yang mereka alami adalah pemasaran,” ujarnya. Karenanya, lanjut Mahyeldi pihaknya berharap kehadiran KSMR dapat memberi angin segar bagi pertumbuhan UMKM Sumbar. Apalagi, masih kata Mahyeldi, KSMR sudah merintis sebuah usaha Rumah Potang Ayam dan Unggas sejak 2020 lalu yang diharapkan dapat membantu para peternak, terutama ayam potong di provinsi Sumbar.
” Saya optimistis KSMR bakal mampu mengayomi dan memperkuat posisi tawar UMKM di Sumbar terutama dalam menyalurkan produk UMKM ke pasar,” pungkas Mahyeldi.
Sementara itu Ketua KSMR Joinerri Kahar menegaskan dirinya bakal all out dalan memimpin roda bisnis KSMR di periode kepengurusannya. Keberadaan KSMR, ujarnya, selain menjadi rumah bagi silaturahmi ranah dan rantau juga diharapkan dapat merajut perekonomian yang dapat memberi nilai tambah bagi anggota dan masyarakat di ranah dan rantau.
“Memang bakal cukup besar tantangan dihadapi KSMR ke depan, namun saya optimis kita dapat melewatinya seiring pandemi yg juga mulai melandai,” kata sosok yang akrab dipanggil Joi Kahar ini.
Dengan susunan kepengurusan yang cukup gemuk sekitar 27 orang, berbagai program kerja KSMR diharapkan dapat terlaksan sesuai target. “Personil kepengurusan KSMR memang cukup besar dan bahkan ada yang bilang mirip ormas, tapi kita akan buktikan KSMR adalah badan usaha bisnis yang menguntungkan bagi anggota maupun masyarakat. Apalagi kami punya program Dana Titipan Bergulir yang manfaatnya sudah banyak dirasakan oleh UMKM dalam memperkuat permodalan usaha,” tandas Joi Kahar
Pada periode kedua ini Joi Kahar melebarkan jumlah pengurus inti yang terlibat antara lain , Nuzul Amri dan Alfiadi ( Wakil Ketua Umum I dan II); Husnedi ( Ketua Harian); Firdaus HB (Sekretaris Umum), Sufnarrita Yusuf dan A Sumarni Fatonah ( Sekretaris I dan II); Irda Suryaningsih ( Bendahara Umum); Ratna Sari Dewi dan Zelfi ( Bendahara I dan II). (E-1/Irm)





