PEKALONGAN-–Kospin Jasa menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2020 di Gedung HA Djunaid Convention Centre yang dihadiri perwakilan dari anggota Kospin Jasa Cabang Pekalongan, dengan mentaati protokol kesehatan pada Sabtu (20/3/21).
Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Teten Masduki membuka RAT secara Virtual dari Jakarta. Dalam sambutannya Teten menyampaikan apresiasi kepada Kospin Jasa, tetap melaksanakan RAT tepat waktu.
“Pelaksanaan RAT menunjukkan transparansi dan profesionalitas berkoperasi. Masa pandemi ini, koperasi diharapkan bisa menjadi garda terdepan untuk pemulihan ekonomi di Indonesia,” ucap Teten.
Pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kospin Jasa Tahun Buku 2020 ini berbeda daripada tahun-tahun sebelumnya akibat adanya Pandemi Covid-19. penerapan protokol kesehatan yang ketat, sehingga tidak memungkinkan pelaksanaan tatap muka, karena itu RAT Koperasi Simpan Pinjam JASA tahun buku 2020 dilaksanakan secara tertulis.
Pelaksanaan RAT Tertulis ini sejak Maret 2021 dengan mengirimkan laporan pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas tahun buku 2020. Anggota mendapat kesempatan untuk memberikan Pandangan Umum secara tertulis yang disampaikan melalui kantor Cabang setempat, sampai 15 Maret 2021.
Pandangan umum ini sekaligus mengisi daftar hadir mengikuti Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kospin Jasa Tahun Buku 2020 secara tertulis. Sampai batas waktu yang telah ditentukan, absensi kehadiran Anggota mencapai 80,33 %.
Dalam laporannya, Ketua Umum Kospin Jasa, Andy Arslan Djunaid menyampaikan, dampak pandemi ini sangat berpengaruh di Kospin Jasa, otomatis target yang telah ditetapkan tidak dapat tercapai.
Andy juga menungkapkan pokok persoalan internal Kospin Jasa, di antaranya program “Tabungan Wisata” dan program pelatihan tertunda, likuiditas solid, hingga target jadi turun.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah, khususnya Kementerian Koperasi sudah mempercayakan Penyaluran KUR dan PEN melalui Kospin Jasa, setidaknya bisa menjadi stilumus untuk usaha anggota,” ujar Andy dalam keterangan tertulisnya.
Tahun 2021 belum bisa diprediksi, tetapi Andy lebih optimis, karena sudah adanya vaksin dan langkah kongkrit pemerintah menghadapi Pandemi Covid 19 ini. Dia mengapresiasi kebersamaan, soliditas, dan sense of belonging dari anggota yang tinggi (Tim Peluang).








