hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Kopsyah BMI Serahkan Rumah Gratis ke 404 Buat Pencari Barang Bekas di Desa Situ Gadung

Peluangnews,Tangerang – Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) memnyerahkan rumah gratis unit ke 404. Hibah rumah siap huni (HRSH) tersebut, langsung diserahkan kepada Sudaroh, seorang pencari barang bekas di Kampung Sinangpalai, Desa Situ Gadung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Dirut Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara mengatakan, HRSH merupakan manifestasi semangat dari segenap anggota Koperasi BMI untuk kesejahteraan bersama berlandaskan semangat gotong royong dan kekeluargaan.

”Koperasi ini milik anggota. Bukan punya saya, bukan punya Pak Wahyu (Mancab Cisauk), tapi milik semua anggota. Rumah ibu Sudaroh yang BMI bangunkan juga adalah pemiliknya. HRSH yang kita sama-sama serahkan ini adalah bentuk gotong royong. Inilah yang namanya rezeki yang tak disangka-sangka yang diberikan Allah SWT kepada hambanya yang selalu bersyukur atas nikmat-Nya seperti Firman Allah SWT di QS At Thalaq 2 & 3,” papar Kambara sapaan akrabnya, Rabu (10/5/2023).

Dengan semangat gotong royong dan saling membantu baik BMI dan anggota yang disebut oleh Presdir BMI Group sebagai semangat berkoperasi. Kambara mengajak para hadirin dan anggota terus rajin sedekah, Tajahud dan Dhuha agar rezeki diperbanyak oleh Allah SWT.

”Kita ada simpanan dan pembiayaan umroh. Mereka yang ikut bukan saja dari kalangan hebat. Mereka adalah anggota yang bekerja sebagai tukang gorengan, pecal, gado-gado. Mereka adalah anggota yang jujur, amanah mengelola tanggung jawabnya dan juga semangat menyimpan agar bisa beribadah ke Tanah Suci dan Alhamdulillah bisa terlaksana,” ungkap Kambara.

Alumnus IPB University menambahkan, program HRSH ini merupakan salah satu bukti konkret bahwa Kopsyah BMI senantiasa hadir untuk memberi solusi dan menebar manfaat. Pada kesempatan penyerahan rumah ke 404, Kambara menekankan, pentingnya bersyukur dan terus berusaha dengan disertai doa.

Kambara berpesan kepada para  anggota untuk selalu amanah dalam pembiayaaan. Ia pun tak lupa mengingatkan anggota untuk mengajak kerabat dan tetangganya menjadi anggota BMI dan selalu semangat, bekerja keras, jujur dan amanah.

”Karena Kopsyah BMI ini adalah milik anggota, jika salah satu misalnya tidak amanah, maka yang menagih nanti bukan hanya petugasnya, tapi ada 229.129 anggota yang akan datang ke rumah ibu. Jadi harus amanah,” jelas Kambara.

Sedangkan, Kepala Desa Situ Gadung Aca Ahmanuddin mengatakan, program sosial Kopsyah BMI telah dirasakan oleh masyarakat kecil. Seperti di Desa Situ Gadung, Koperasi BMI telah membangun tiga unit rumah gratis dengan kualitas jempolan.

”Program Kopsyah BMI sudah jelas berpihak kepada rakyat kecil. Sudah ada tiga unit rumah gratis Kopsyah BMI yang berdiri di Situ Gadung. Ada di Kampung Situgadung, Kampung Rancage dan Kampung Sinangpalai. Semuanya nyata. Ada barangnya, ada rumahnya dan lebih bagus dari yang lain,” tegas Aca.

Ia berharap, anggota Kopsyah BMI di Desa Situ Gadung bisa bertambah. Dari 7.000 lebih kepala keluarga, anggota BMI baru berjumlah 257 KK (Kepala Keluarga).

”Saya ini bukan politisi, bukan juga sales yang bisa mengajak orang dengan mudah. Tapi saya bicara di depan para ibu bapak semua, ayo menjadi anggota Kopsyah BMI. Karena apa? Program sosialnya jelas, nyata dan terasa oleh masyarakat,” ungkap Aca.

Selanjutnya, Kasi Pengawasan Koperasi Dinkop dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Otong Sudrajat mengatakan,BMI hadir untuk mengajak anggota berjuang meningkatkan ekonomi agar lebih baik.

”Dengan melalui koperasi, masyarakat yang dahulu ekonominya rendah kini semakin meningkat. Tidak hanya ekonominya saja, tapi juga jiwa sosialnya ikut terangkat,” ucap Otong.

Penerima HRSH ke 404 adalah Sudaroh. Wanita berusia 64 tahun ini sehari-harinya membantu suaminya Warna, bekerja sebagai pencari barang bekas. Sudaroh adalah anggota Kopsyah BMI Cabang Cisauk.

Saat ini, penghasilan Sudaroh dan suaminya hanya Rp50 ribu per hari. Itupun tidak setiap hari mereka dapatkan. Lebih banyak kekurangannya. ”Uang hasil memulung harus dibagi juga untuk memenuhi kebutuhan yang lain,” kata Sudaroh.

Sebelumnya, Sudaroh tinggal bersama keluarganya di rumah yang tidak layak. Rumahnya berdinding bilik dengan lubang di sana-sini. Termasuk genteng yang bocor di kala hujan.

”Saya mengucapkan terima kasih kepada Kopsyah BMI. Rumahnya jadi sebelum lebaran, dan kami bisa lebaran di rumah baru. Terima kasih banyak sudah membangun rumah kami,” ucap Sudaroh.

Sementara itu, Kasi Pengawasan Koperasi Dinkop dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang H Otong Sudrajat mengatakan, BMI hadir untuk mengajak anggota berjuang meningkatkan ekonomi agar lebih baik. ”Karena melalui koperasi, masyarakat yang dahulu ekonominya rendah kini semakin meningkat. Tidak hanya ekonominya saja, tapi juga jiwa sosialnya ikut terangkat,” tandasnya.

Hadir dalam acara, Direktur SDM Kopsyah BMI Agus Suherman, Manajer ZISWAF Kopsyah BMI Andi yang didapuk menjadi MC dalam acara tersebut, Manajer Area 03 Hendrawan dan Manajer Cabang Cisauk Wahyu Budi Prasetya. (alb)

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate