hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Walikota Cilegon Apresiasi Rumah Gratis Kopsyah BMI

Peluang, Cilegon – Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) menyerahkan rumah gratis ke-403 yang diserahkan kepada pasangan Najmudin dan Masrana.

Najmudin dan Masrana merupakan warga biasa dan bukan anggota Kopsyah BMI. Program Hibah Rumah Siap Huni (HRSH) merupakan program rumah gratis Kopsyah BMI yang diberikan baik kepada anggota maupun non anggota Kopsyah BMI.

Rombongan Kopsyah BMI yang dipimpin langsung oleh Kamaruddin Batubara, Dirut Kopsyah BMI menyerahkan rumah gratis ke-403 yang diserahkan kepada pasangan Najmudin dan Masrana. Bersama rombongan turut serta Makhrus, Dirut Keuangan Kopsyah BMI.

Walikota Cilegon, Helldy Agustian tampak hadir langsung menyaksikan penyerahan rumah gratis Kopsyah BMI untuk warganya. Ia datang bersamaan dengan Kambara, sapaan akrab Kamaruddin Batubara.

Kambara mengatakan, rumah gratis ini baru rumah yang kedua untuk yang diberikan di Kota Cilegon. Kendati demikian, secara keseluruhan cabang Kopsyah BMI saat ini ada 100 cabang di Jabar dan Banten.

Semestinya menurut dia, koperasi dapat memberikan kesejahteraan anggota. Jadi koperasi itu harus melakukan fungsinya bukan sebatas ekonomi saja tetapi juga sosial dan budaya.

“Ini adalah rejeki yang tak disangka-sangka. Pak Najmudin ini anggota saja bukan, tapi konsep koperasi dengan gotong-royong. Di Kopsyah BMI ada infak Rp 1.000 per minggu. Kita harus tahu manfaat bersedekah, jika semua tahu manfaat sedekah maka effeknya akan luar biasa,” papar penerima Anugerah Satya Lancana Wira Karya Presiden tahun 2018.

“Ini juga membuka pintu rejeki, menolak bala merupakan manfaat dari bersedekah. Amal jariyah, ilmu yang bermanfaat, anak yang sholeh menjadi bekal yang menyelamatkan  kita” ucap Kambara.

Lebih lanjut, dia menegaskan, banyak kegiatan sosial yang dilakukan Kopsyah BMI dan juga terus dilakukan di Kota Cilegon. “Kita ada ambulans gratis, santunan dhuafa dan yatim, beasiswa untuk anak anggota, pengobatan gratis, sunatan massal, program sanitasi dhuafa, sanitasi masjid, dan masih banyak lagi kegiatan sosial yang kita lakukan” jelas Kambara.

Dia mengajak, semua yang hadir untuk menghadirkan keberkahan dalam hidup. Jadi perlunya bermuamalah dengan pijakan syariah yang menghadirkan kejujuran dan keadilan.

“Semangat kita untuk mengangkat ekonomi anggota. Kita punya koperasi konsumen, kita punya koperasi jasa. Semua kebutuhan anggota disediakan oleh Koperasi BMI. Koperasi BMI dibangun dengan filosofi Bung Hatta atas dasar kesetiakawanan dan gotong  royong,” ujar Pencetus Model BMI Syariah.

Dia juga mengajak untuk terus berinfak dan berwakaf. “Kita telah mengumpulkan wakaf Rp 28 Miliar Bapak Ibu, mari terus bersedekah agar hidup kita semakin berkah. Lalu saya ajak untuk berdagang yang jujur dan bermuamalah yang benar,” pungkas penulis Buku Koperasi Sosiopreneur.

Sementara itu, Walikota Cilegon, Helldy Agustian mengatakan mengatakan, Cilegon ini kota yang kaya raya, salam cinta cilegon, cilegon cerdas. Padahal Upah Minimal Kabupaten (UMK) Cilegon sama dengan Jakarta, tetapi pengangguran di kota ini cukup tinggi.

“Tapi alhamdulilah saat angka pengangguran di kita sudah perlahan turun. Untuk mencerdaskan anak-anak daerah ini, kita memberikan beasiswa buat anak-anak Cilegon,” jelas Helldy.

Ia menegaskan, Cilegon saat ini sedang membangun SDM yang semakin kuat. Dan pihaknya mengucapkan apresiasi yang tinggi terhadap karya Koperasi BMI. Apalagi saat ini banyak dari masyarakat cinta dunia.

“Kalau kita cinta akherat dunia ikut tapi kalau kita tujuannya dunia, akherat bisa tertinggal” tegas Helldy.

Dia mengungkapkan, pemerintah kota telah membantu masyarakat Kelurahan Gerem dalam penerangan lampu dan sarana-sarana lain. Untuk itu, dirinya teringat nasihat dari seorang ibunya, bahwa semakin banyak memberi akan semakin banyak dapat.

Lebih lanjut, dia menambahkan, umur hidup di bawah tanah pasti lebih lama dibanding di atas tanah. “Mumpung kita masih di atas tanah, mari kita lakukan yang terbaik dengan persiapkan terbaik. Infak jangan hitung-hitungan, seperti sumur diambil terus nggak habis-habis. Sedekah dan infak juga begitu. Ingat sedekah juga bisa menolak bala. Kalau bukan kehendak Allah saya juga tidak akan bertemu dengan BMI ini,” tandasnya.

Untuk diketahui, penyerahan rumah gratis kepada pasangan Najmudin dan Masrana di Lingkungan Kemlake RT 003 RW 10 Kelurahan Gerem Kecamatan  Gerogol Kota Cilegon ternyata tidak mudah untuk dijangkau, perlu kehati-hatian ekstra. Untuk menuju lokasi jalanan sempit. Kiri kanan ada jurang yang di bawahnya ditumbuhi pepohonan lebat.

Jalanan sempit tetapi pemandangan kiri kanan elok dan tertata rapi, rumah-rumah berjajar rapi dengan banyak bangunan bertingkat. Masjid-masjid dibangun bagus dan umumnya bermenara. Itulah jalur jalan 3,5 km sebelum lokasi Lingkungan Kemlake RT 003 RW 10 Kelurahan Gerem Kecamatan Gerogol. (alb)

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate