TANGERANG—Selama Ramadan, Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) menggelar sejumlah program sosial, di antaranya meningkatkan Gerakan Seribu Sajadah dan Al Quran ( Geser Dahan), Sanitasi Dhuafa, Sanitasi Mesjid Musholla dan Pesantren (SANIMESRA), Santunan Pendidikan, Santunan Yatim dan Dhuafa, ambulan gratis dan masih banyak lagi. Termasuk program spesial yakni wakaf mushaf Al Quran dan takjil gratis untuk dhuafa.
Presiden Direktur Koperasi BMI Kamaruddin Batubara mengatakan program sosial ini sejalan dengan perintah Allah SWT dalam QS Al Maidah ayat 2,
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan,” terangnya.
Selain itu dalam Ramadhan 1443 H (April-Mei 2022), Kopsyah BM) akan menyerahkan 5 unit hibah rumah siap huni (HRSH). Maret lalu, sebanyak 6 rumah gratis telah diresmikan Kopsyah BMI. Hingga program ini digulirkan sejak 2015 silam, BMI telah menyerahkan 356 HRSH baik kepada anggota dan non anggota.
Kamaruddin mengatakan, BMI berkomitmen untuk menjadikan koperasi sebagai “rumah” bagi kebutuhan anggota dan juga masyarakat.
“Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah SWT bahwa semangat BMI untuk terus berbagi di bulan Ramadhan terus terjaga. Alhamdulillah, BMI diberi kelancaran menjalankan program HRSH di tengah kondisi pandemi sekalipun,” ujar pria yang akrab disapa Kambara tersebut.
Kambara menjelaskan semangat berbagi terus dijaga berkat militansi anggota yang luar biasa. Di lapangan, banyak yang tidak percaya bahwa HRSH yang dibangun BMI gratis. Padahal HRSH adalah praktik Model BMI Syariah.
Model BMI Syariah memiliki lima instrument pemberdayaan, melalui sedekah, pinjaman, pembiayaan, simpanan dan investasi, yang direalisasikan melalui semangat untuk menabung, dan menyalurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf (ZISWAF) sesuai syariah Islam.





