TANGERANG— Divisi Pemberdayaan Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) bersaa anggotanya di Perumahan Tanjakan Indah Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten melakukan panen sayuran.
Manajer Pemberdayaan Kopsyah BMI Mohamad Suproni menyampaikan program budi daya sayuran skala rumah tangga yang dilakukan tim pemberdayaan Koperasi BMI bertujuan untuk bisa mengajak masyarakat menjadi anggota Koperasi BMI.
“Kita kampanyekan berbagai manfaat menjadi anggota BMI dan dengan kegiatan ini mereka juga mendapatkan ilmu – ilmu pertanian praktis. Kegiatan panen sayuran ini ternyata seru sekali. Hari ini panen sayuran dan ternyata Ibu-Ibu warga perumahan Tanjakan Indah heboh sekali” tutur Roni dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/5/21).
Program bertani ini memanfaatkan lahan yang sempit agar produktif. Program ini sebenarnya adalah gerakan tanam sayuran dengan media polybag dan berskala rumah tangga.
“Kita juga sedang uji coba pupuk hayati biosfer dan alhamduillah hasilnya luar biasa. Ibu-ibu di sini senang sekali. Awalnya sebagian warga memang belum menjadi anggota Alhamdulillah melalui program ini banyak warga menjadi anggota BMI,” ujar dia.
Warga kemudian diajak menjadi anggota BMI dan ternyata mereka senang karena selain menjadi anggota BMI bermanfaat dengan kegiatan ini mereka mendapatkan hasil yang bagus.
Warga membeli pupuk biosfer ukuran 500 ml dengan harga Rp10.000,00, mereka juga mendapatkan polybag sebanyak 20 pcs, bibit tanaman 2 jenis berupa cabai rawit dan pakcoy, pupuk kompos kotoran sapi.
Warga mendapatkan pembinaan sampai masa panen. Sekali lagi hasilnya sangat menggembirakan. Roni ingin mengembangkan program ini secara berkelanjutan agar kampanye koperasi pemberdayaan semakin menguat.








