PANDEGLANG—Koperasi syariah bukan saja dilandasi oleh semangat keluargaan dan kegotong-royongan tetapi juga menjadi penyebar ibadah muamalah sebagai implikasi dari pelaksanaan ajaran Quran dan Hadist.
Hal ini dungkapkan Presiden Direktur Koperasi Syarih Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) Kamaruddin Batubara bahwa Kopsyah BMI memiliki perhatian dan tanggung jawab lebih besar kepada dhuafa dan saudara-saudara difabel.
Salah satu bentuk perhatian dan tanggungjawab itu dibuktikan Kopsyah BMI saat bulan suci Ramadan dengan memberikan bantuan kursi roda kepada nenek Sarikah (100), warga Kampung Nyomplong, Desa Gunungcupu, Kecamatan Cimanuk, Pandeglang, yang menderita kelumpuhan sejak tiga tahun silam.
Bantuan diserahkan oleh Manajer Kopsyah BMI Cabang Cimanuk Muhammad Sasmita dan Manager Area 09 Nashadi, Rabu (14/2/21) siang. Satu set kursi roda langsung diterima anak bungsu Sarikah, Jumanah dan suaminya yang juga Ketua RT setempat, Midin.
Dari penuturan Jumanah, belum ada yang mengetahui secara pasti tahun berapa sang ibu lahir. Ada yang memperkirakan usianya telah menginjak 120 tahun, namun yang mendekati adalah 100 tahun.
Jumanah mengatakan Sarikah mempunyai 9 anaknya dan 90 cucu. Putra-putri Sarikah terbilang subur, ada yang beranak 8 ada pula yang 11 orang. Jumanah mengaku, dari sekian cucunya ada yang sama usianya dengan dirinya, 48 tahun.
”Saudara-saudara saya sudah banyak berpencar pak. Ada yang di Serang, Tangerang, sampai ke Sumatera. Alhamdulillah, meski ibu punya anak banyak, sehat semua,” jelas Jumanah dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/4/21).
Jumanah menerangkan bahwa ibundanya tidak bisa berjalan atau mengalami kelumpuhan sejak tiga tahun lalu. Jika ibundanya hendak keluar rumah selalu dibopong. Sarkiyah juga tak segan untuk berjalan ngesot jika berada di dalam rumah. Kendati mengalami kelumpuhan dan tidak bisa melihat akan tetapi ia masih bisa dapat mendengar dan rajin beribadah.
“Dalam kondisi seperti ini ibu tidak bisa ditinggalkan sendirian harus selalu ada yang dirumah, karena mungkin ibu mau keluar rumah atau makan, dengan adanya bantuan kursi roda dan sembako ini kami mengucapkan banyak terima kasih,” tandasnya.
Sementara Manajer Kopsyah BMI Cabang Cimanuk Sasmita menerangkan, Jumanah merupakan anggota BMI yang militan. Sebagai istri dari Ketua RT setempat, rumahnya menjadi tempat kumpulan rembug pusat. Berawal dari kumpulan, petugas BMI melihat kondisi Sarikah yang saat itu dirawat Jumanah dan melaporkannya kepada dirinya.
”Kemudian kami (cabang Cimanuk) ajukan permohonan bantuan kursi roda ke Pusat dan Alhamdulillah disetujui,” ujarnya.
Manajer Area 09 Kopsyah BMI Nashadi berharap kursi roda BMI dapat membantu meringankan beban yang selama ini dialami oleh nenek Sarkiyah. ”Kami juga menitipkan salam dari Presiden Direktur Koperasi BMI Kamaruddin Batubara kepada Ibu Sarikah sekeluarga dan semoga kursi roda ini bermanfaat serta sedikit meringankan beban ibu,” terangnya.
Sebagai catatan selama Ramadan, sejumlah program sosial BMI makin ditingkatkan. Seperti Gerakan Seribu Sajadah dan Al Quran ( Geser Dahan), 9 Hibah Rumah Siap Huni (HRSH) gratis, Sanitasi Dhuafa, Sanitasi Mesjid Musholla dan Pesantren (SANIMESRA), Santunan Pendidikan, Santunan Yatim dan Dhuafa, ambulan gratis dan masih banyak lagi. Termasuk program spesial yakni wakaf mushaf Al Quran dan takjil gratis untuk dhuafa.








