YOGYAKARTA—Ketua Umum Koperasi Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (Kopma UNY) Agus Prasetyo merasa lega karena bersama kawan-kawannya mampu melewati 2020 sebagai koperasi mahasiswa dengan kinerja mumpuni.
Pandmemi Covid-19 memukul lima unit usaha yang dikelola kopma, mulai dari Usaha Simpan Pinjam (USP) Amanah, minimarket, ayam geprek sarjana, JNE Kopma UNY, serta jasa persewaan. Omzet dari kopma yang berdiri sejak 1982 merosot hingga 50%.
Namun Agus tetap bersemangat karena harus mempertahankan reputasi sebagai koperasi nomor satu di kalangan koperasi mahasiswa se-Indonesia. Sebagai catatan pada Tahun Buku 2019 Kopma UNY mencatatkan omzet sekitar Rp16 miliar yang merupakan pencapaian luar biasa yang sebetulnya sudah menyapai koperasi yang lebih “dewasa”.
Dia menyebut, untuk kontribusi paling besar yaitu Minimarket Kopma UNY, per bulan mencapai Rp1 miliar, kini hanya Rp500 juta per bulan.
“Kita mensiasatinya dengan go online, atau menggencarkan penjualan melalui daring dengan menggunakan sarana Shopee, Grab Mart, dan Go Food. Dengan demikian mahasiswa yang ada di luar kota pun, masih bisa belanja di Kopma UNY melalui Shopee,” ujar Agus kepada Peluang, Senin (28/12/20).
Beberapa kegiatan dilakukan secara langsung di instagram Kopma UNY, seperti pengajian, lomba public speaking, lomba membuat konten video kreatif, membuat bussines plan. Rangkaian acara akan ditutup dengan webinar nasional dengan menghadirkan pakar- pakar ternama di bidang ekonomi.
Agus menyadari era digitalisasi tidak terelakan bagi koperasi. Untuk itu Kopma UNY sedang mengupgrade websitenya. Dengan demikian konsumen bisa melakukan transaksi lewat website Kopma UNY, dan bisa juga mendaftar anggota melalui website Kopma. Pada tahun depan semuanya serba daring.
Mahasiswa Progam Studi Pendidikan Kriya, Fakultas Bahasa dan Seni, ini berharap bahwa dengan prestasi yang diraih kopma UNY sebagai koperasi terbaik di Indonesia, lalu bisa menjadi laboratorium untuk belajar tentang kewirausahaan bagi seluruh mahasiswa- mahasiswa yang tergabung dalam kopma di universitas- universitas lainya di Indonesia.
Beberapa alumni UNY yang dulu tergabung dalam Kopma UNY sendiri rata- rata sekarang sudah memiliki usaha yang cukup sukses dan banyak juga yang sudah menjadi tokoh- tokoh penting dalam berbagai organisasi.
”Kalau tidak ada aral melintang kami berencana membuka bisnis di luar kampus, seperti kafetaria dan minimarket,” tutup dia (Van).








