SURABAYA—Koperasi Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Kopma Unesa) merupakan salah satu koperasi mahasiswa yang punya sejarah panjang. Koperasi ini merupakan buah dari kebulatan tekad sekelompok mahasiswa IKIP Surabaya yang mendapat beasiswa Supersemar pada1978, berniat membentuk sebuah organisasi koperasi.
Para pendiri yakin, bahwa organisasi semacam koperasi mengutamakan kesejahteraan anggota yang mampu mengangkat perekonomian anggota yang notabene dari kalangan menengah kebawah. Pada 1981 koperasi ini mendapat pengakuan sebagai lembaga bisnis.
Kini ketika sudah berubah nama menjadi Universitas Negeri Surabaya, Kopma Unesa memiliki kurang lebih 700 anggota. Menurut Ketua Kopma Unesa Aulia Ayik Pratiwi dengan empat unit usaha, koperasi ini mampu meraih omzet untuk Tahun Buku 2019 sekitar Rp900 juta.
Keempat unit usaha itu, yaitu Unesa Corner yaitu produk merchandise khas unesa, kemudian Unit Unesa Counter, untuk menjual keperluan paket data, elektronik, dan top up e-money.
Lainnya adalah unit Rental, yang menyewakan kebutuhan ATK seperti palu sidang, kamera, LCD proyektor dan unit minimarket, yang menjual keperluan mahasiswa yang letaknya di depan kampus ketintang.
Mahasiswi Pendidikan Ekonomi Angkatan 2017 ini, mengungkapkan Kopma Unesa juga terdampak pandemi menyebabkan penurunan omzet, kegiatan rutinan tidak berjalan dan banyak produk yang rusak dikarenakan berhentinya perputaran.
“Untuk mensiasati agar tidak semakin parah, kami menggenjot penjualan melalui marketplace dan mengadakan diskon di beberapa produk,” ujar dara yang karib disapa Ayik ini kepada Peluang, Minggu (27/12/20).
Sementara kegiatan yang semula tidak berjalan terpaksa diadakan dengan via daring, seperti pelatihan softskills. Meskipun demikian selama 2020 Kopma Unesa mengikuti pendelegasian dari jamkopnas dan masuk di 20 besar dari 50 lebih Kopma di Indonesia, yang mana terhitung pertama kali Kopma Unesa mengikuti Jamkopnas.
Kopma Unesa punya tim sosial media masih berasal dari pengurus yang dibagi jobdesknya. Seperti bagian desain pamflet promosi, bagian share, dan bagian pembuat kontennya. Akun instagramnya cukup aktif hingga Desember ini sekitar 390 posting dan lebih dari dua ribu follower. Begitu juga Youtube mampu mengunggah 23 video.
“Untuk 2021 akan lebih menggencarkan usaha Kopma Unesa yang masih bisa berjalan selama pandemi, dan mengadakan pra diklat dasar untuk tetap menjaring kader Kopma,” pungkas Ayik (Van).








