Koperasi BMI Hadiri Seminar IYC 2025, Dorong Ketahanan Pangan dan Kolaborasi Global

PeluangNews, Jakarta – Wakil Presiden Direktur Koperasi BMI Group, Radius Usman, menghadiri Seminar International Year of Cooperatives (IYC) 2025 yang diselenggarakan Kementerian Koperasi RI bekerja sama dengan International Cooperative Alliance (ICA) Asia-Pacific, dengan dukungan Cooperative Development Foundation (CDF) Canada dan Desjardin Cooperative Bank. Acara berlangsung di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (18/11).
Kehadiran Radius Usman mewakili Kamaruddin Batubara, Presiden Direktur Koperasi BMI Group, yang pada waktu bersamaan menjadi narasumber pada seminar “Pelatihan Jati Diri Perkoperasian” yang digelar Dinas Koperasi Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara.
Dengan tema “Building Food Security and Leveraging the Sustainability of Merah-Putih Cooperative Development in Indonesia”, seminar ini menjadi bagian dari rangkaian pemantapan program IYC 2025 sekaligus upaya memperkuat posisi koperasi dalam pembangunan ketahanan pangan dan keberlanjutan ekonomi nasional.
Acara dibuka oleh sambutan Dato Haji Abdullah Yusoh, Executive Director Angkasa Malaysia, yang menekankan pentingnya kolaborasi regional untuk memperkuat ekosistem koperasi di Asia Pasifik. Sambutan berikutnya disampaikan Destry Anna Sari, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi-Kemenkop, yang menyoroti peran strategis koperasi Indonesia dalam agenda ketahanan pangan global.
Seminar terbagi menjadi dua sesi utama.
Sesi pertama, dipandu Heira Hardiyanti, menghadirkan Benoit Andre (Executive Director CDF Canada) dan Balasubramanain Iyer (Regional Director ICA Asia-Pacific). Keduanya membahas strategi penguatan kapasitas koperasi melalui inovasi, tata kelola, dan akses pembiayaan.
Sesi kedua, dimoderatori Anis Saadah, menghadirkan Gerardo Almaguer (Director General Desjardin Group of Cooperative Bank Canada) serta Robby Tulus (Senior Advisor ICA). Diskusi mendalami model koperasi global, integrasi sistem keuangan koperasi, serta peluang kolaborasi nasional dan internasional.
Partisipasi Koperasi BMI Group dalam forum internasional ini menegaskan komitmen organisasi untuk memperkuat pengembangan koperasi nasional yang terhubung dengan jaringan global. Inisiatif ini juga menjadi kontribusi nyata koperasi Indonesia dalam pembangunan berkelanjutan dan peningkatan ketahanan pangan dunia. (RO)
Baca Juga:Kopi Unggulan Indonesia Potensi Raup 19,5 Juta dolar dalam Pameran di Boston







