hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Koperasi BMI Group Bangun Sanitasi Makam di Bogor

Walikota Bogor Bima Arya mengapresiasi kegiatan pembangunan ini dan berharap dapat menginspirasi koperasi lain.

Koperasi BMI Group yang terdiri dari tiga koperasi primer yaitu Kopsyah BMI, Kopjas BMI, dan Kopmen BMI tidak hanya piawai dalam menggerakkan perekonomian tetapi juga lincah dalam melaksanakan program sosial. Seperti membangun sanitasi makam (sanikam) di Area TPU Kayumanis, Blok Mede, Kampung Sumurwangi, RT 03 RW 10, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Serela Kota Bogor, 8 Agustus 2022.

Bima Arya Sugiarto, Walikota Bogor, saat memberikan sambutan dalam acara peresmian sanikam mengatakan kegiatan itu sangat penting dan menginspirasi. “Saya melihat acara ini sangat penting sehingga saya putuskan saya hadir langsung. Di sini kita diingatkan oleh rumah masa depan kita juga. Hatur nuwun atas nama Pemerintah Kota Bogor. Mudah-mudahan pembangunan sanitasi makam ini menginspirasi koperasi lain,” ujar Bima Arya.

Ia juga memuji Koperasi BMI Group yang mampu menjalankan peran ekonomi dan sosial dengan sama bagusnya. Jika korporasi mencari untung, maka koperasi  menolong yang buntung. Dua peran itu berhasil dijalankan dengan sama baiknya oleh Koperasi BMI Group. 

Bima Arya menambahkan, Kota Bogor menargetkan pembangunan 50 ribu rumah tidak layak huni sampai 2024. Ia berharap dana dari koperasi bisa membantu dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan warga tersebut.

Sanikam terdiri dari kamar mandi, tempat wudhu dan tempat salat. Acara peresmian sanikam di Bogor itu dihadiri oleh Kamaruddin Batubara, Direktur Utama Kopsyah BMI sekaligus Presiden Direktur Koperasi BMI Group, didampingi oleh Wakil Direktur, Radius Usman; Casmita, Manajer ZISWAF Kopsyah BMI, Ade Gumilar, Manajer Area dan Khasun, Manajer Kopsyah BMI Cabang Tanah Sereal; Bagus WD Wicaksono, anggota  pengawas operasional Kopsyah BMI; dan Hendri Tanjung, Ketua Pengawas Syariah Kopsyah BMI.

Kamaruddin Batubara, biasa disapa Kambara mengatakan, Koperasi BMI Group terus melaksanakan berbagai kegiatan sosial untuk membantu anggota dan masyarakat. “Kami berkomitmen bisa terus berdaya membantu masyarakat, jadi sifatnya bukan cuma simpan pinjam tapi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kambara.

Selain sanikam,  BMI Group telah melaksanakan beragam kegiatan sosial dan pemberdayaan antara lain santunan 1000 yatim setiap tahun, santunan tahfiz, sunatan massal, ambulan gratis,  santunan dhuafa setiap bulan, santunan kursi roda, santunan kaki palsu, operasi (bibir sumbing, kanker, tumor, anak tanpa anus, dan katarak, pengobatan gratis, santunan kebakaran dan bencana alam lainnya, sumbangan masjid setiap ramadhan, umroh anggota dan karyawan setiap tahun, bukber bersama anak yatim, sumbangan hari besar keagamaan, dan santunan anggota sakit dan meninggal.

Sementara dari aspek pemberdayaan antara lain menjalankan program hibah rumah siap huni (HRSH)   pembangunan sanitasi masjid, mushola dan pesantren (sanimesra), renovasi masjid, mushola dan pesantren, gerakan seribu sajadah dan al quran (geserdahan), program paket C untuk anak anggota, beasiswa anak asuh (SD-SMU), santunan Pendidikan (SD-PT) termasuk program beasiswa selama menempuh pendidikan jika diterima pada 10 besar PTN terbaik di Indonesia, dan pelatihan produktif dari berbagai jenis usaha.

Melihat banyaknya program sosial dan pemberdayaan yang telah dilakukan, predikat sebagai koperasi dengan tanggung jawab sosial terbaik dinilai tepat untuk Koperasi BMI Group. (KUR).

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate