hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Koperasi Astra Pertahankan Aset Rp 1,37 Triliun

Kendati mengalami pelambatan usaha sepanjang covid-19 lalu, Koperasi Astra masih piawai menjaga kinerja usaha dengan memberikan pelayanan terbaik kepada anggota. Fasiltas pinjaman dana untuk anggota sepanjang tahun buku 2022 mencapai Rp360,4 miliar naik 3,48 persen dibanding 2021 sebesar Rp348,3 miliar. 

Dari total pinjaman tersebut sebesar Rp356,5 miliar (98,91 persen) disalurkan kepada anggota dan sebesar Rp3,9 miliar (1,09 persen) merupakan fasilitas pinjaman modal usaha bagi koperasi di lingkungan perusahaan group Astra.

Namun jika digabung dengan perolehan pada unit usaha lainnya, pendapatan mengalami penurunan 7,84 persen dari Rp122,5 miliar tahun 2021 menjadi Rp112,9 miliar tahun 2022. Penurunan juga terjadi pada pencapaian aset sebesar 3,6 persen, sehingga untuk tahun buku 2022 Koperasi Astra membukukan aset sebesar Rp1,37 triliun, turun dibanding 2021 sebesar Rp1,42 triliun. Penurunan juga berimbas pada perolehan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang tercatat sebesar Rp54,3 miliar (setelah pajak), turun 3,34 persen dibanding 2021 sebesar Rp56,2 miliar.

Pemaparan kinerja usaha tersebut disampaikan pengurus Koperasi Astra secara bergiliran saat menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT), Senin (27/6/2023). RAT berlangsung offline dihadiri 200 anggota perwakilan atau ekuivalen dengan total jumlah anggota 68.212 orang.

Ketua Umum Koperasi Surjani Slamet dalam sambutannya mengatakan bahwa pandemi belum sepenuhnya berakhir, namun secara perlahan telah terjadi perbaikan yang signifikan pada kondisi ekonomi dan mobilitas masyarakat Indonesia. “Menyikapi situasi tersebut, Koperasi Astra dan anak usahanya berupaya untuk memperkuat fondasi usahanya sebagai persiapan dalam menghadapi tantangan pada masa transisi pandemi menuju endemi di tahun-tahun mendatang,” ujarnya. 

Perkuatan fondasi usaha tersebut, lanjut Surjani, antara lain dengan melakukan beberapa improvement, salah satunya adalah inisiatif untuk mengganti core system Koperasi Astra.  Surjani menambahkan, usaha tersebut telah dilakukan secara berkesinambungan diawali dengan pembuatan design system selama setahun dan dilanjutkan dengan pengembangan core system berbasis web selama setahun berikutnya.

Adapun sasaran program kerja akan digulirkan pada 2023 ini antara lain memfokuskan pelayanan yang sesuai kebutuhan anggota dan yang mendesak adalah mengembangkan transformasi digital sebagai akselerasi bisnis. (Irm)

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate