
Peluang News, Sikka – Kopdit Pintu Air diawal pendiriannya pada tahun 1995 hanya 50 orang saja. Kini Kopdit Pintu Air telah berada di hampir seluruh antero Nusantara dengan berbagai prestasi positif.
Menjadi Koperasi terbesar di Indonesia dengan total aset Rp2,1 dan jumlah anggota mencapai 361.122 orang tak menyurutkan semangat KSP Pintu Air untuk terus hidup 1000 tahun lagi dan menjadi motor penggerak utama ekonomi di NTT hingga Indonesia.
“Kita tidak boleh puas dengan apa yang sudah kita raih hari ini, target satu juta anggota pada tahun buku 2025 dan menjadi motor penggerak utama ekonomi adalah cita-cita besar kita,” ucap Yakobus Jano, Ketua KSP Kopdit Pintu Air saat membuka Rapat Anggota Bulanan (RAB) Nasional secara hybrid di Kantor Pusat Kopdit Pintu Air, Rotat, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu, 14 Juli 2024.
Menurut Jano, hadirnya KSP Pintu Air adalah untuk membantu masyarakat kalangan Nelayan Tani Ternak dan Buruh (NTT-B) menuju kesejahteraan. “Koperasi ini hadir untuk mensejahterakan masyarakat kelangan bawah dengan semangat solidaritas bersama,” ujarnya.
Untuk itu Jano meminta kepada seluruh pengelola cabang dan cabang pembantu Pintu Air untuk terus solid dan melayani anggota dengan sungguh-sungguh. Dia juga berharap para pengelola agar tetap gencar mengajak masyarakat di seluruh Indonesia untuk bergabung dalam gerakan Koperasi Pintu Air.
“Kita harus tetap eksis meski harus bersaing dengan rentenir yang semakin marak. Untuk itu pendampingan dan pemberdayaan harus kita tingkatan, ” jelas Jano.
Sementara Gabriel Pito Sorowutun, General Menejer Kopdit Pintu Air meminta manajemen untuk terus bekerja ekstra dalam mengejar target besar 1 Juta anggota pada tahun buku 2025.
“Manajemen harus all out dalam mengejar target ini, selain satu juta anggota, asset, simpanan, pinjaman dan bunga juga harus ikut kita tingkatkan,” pungkas GM Pintu Air.
Untuk diketahui, kegiatan RAB Nasional ini diikuti 71 cabang Pintu Air di seluruh Indonesia melalui via zoom.
Kegiatan ini akan menjadi agenda tetap bulanan untuk menyamakan persepsi pengelola Pintu Air dari pusat hingga cabang untuk mencapai tujuan lembaga Pintu Air. (Van)