Masyarakat antusias bergabung menjadi anggota kopdit, salah satunya karena ada dana perlindungan bersama yang sangat berguna pada saat anggota meninggal dunia atau mengalami cacat tetap.
Nilai solidaritas yang kuat merupakan kunci keberhasilan KSP Kopdit Pintu Air dalam mendapatkan dukungan anggota. Melalui produk Dana Perlindungan Bersama (Daperma), anggota merasa nyaman karena diperhatikan oleh manajemen terutama saaat mengalami musibah seperti kematian. Ini mempertebal ikatan emosional anggota dengan koperasi.
Seperti yang belum lama ini dilakukan Kopdit Pintu Air Cabang Kupang dengan menyerahkan Daperma kepada ahli waris senilai Rp170.267.850 bagi 10 orang anggotanya yang telah meninggal dunia. Kegiatan penyerahan Daperma dilakukan oleh Ketua Komite KSP Kopdit Pintu Air Cabang Kupang Pendeta Johanes Jaru dan Wakil Ketua Aloysius Kamil kepada anggota secara terpisah selama Agustus 2022 di Kantor Pintu Air Cabang Kupang.
Pendeta Johanes Jaru mengatakan, Daperma merupakan hak anggota yang wajib diserahkan kepada ahli waris atas anggota yang meninggal dunia atau menderita cacat total tetap. “Inilah keuntungannya ketika bergabung menjadi anggota kopdit Pintu Air,” ujarnya.
Untuk diketahui, Daperma digunakan untuk melindungi anggota kopdit anggota yang meninggal dunia atau cacat total tetap dan sebagai wahana untuk mewujudkan semangat setiakawan, solidaritas serta saling membantu sesama anggota kopdit di GKKI (Gerakan Koperasi Kredit Indonesia).
Nilai Daperma untuk Produk Simpanan dan Produk Pinjaman jika anggota tutup usia maupun catat tetap total maksimal sampai dengan Rp300 juta berdasarkan usia anggota. Nilai Daperma itu akan menyesuaikan dengan saldo simpanan/pinjaman setiap bulannya.
Pendeta Johanes Jaru menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan cepat, tepat dan terbaik kepada anggota termasuk membayarkan Daperma. “Hak anggota kita selesaikan dengan sebaik-baiknya sebagai bagian dari komitmen memberikan layanan berkualitas,” ujarnya.
Saat ini jumlah anggota Kopdit Pintu Air Cabang Kupang lebih dari 12 ribu dengan aset ebih dari Rp100 miliar. Jumlah ini diprediksi akan melonjak ke depannya sejalan dengan menguatnya animo masyarakat untuk bergabung menjadi anggota koperasi.
Sementara Yakobus Jano, Ketua Pengurus KSP Kopdit Pintu Air mengungkapkan Daperma sangat sesuai dengan kebutuhan anggota. “Ini merupakan bentuk perhatian Pengurus pada anggota yang mengalami musibah,” ungkap Yakobus Jano.
Produk Daperma, diakui Jano, berkontribusi dalam pengembangan usaha Kopdit Pintu Air. Saat ini Kopdit Pintu Air merupakan koperasi peringkat pertama nasional dari sisi jumlah anggota dengan 53 Kantor Cabang dan 9 Kantor Cabang Pembantu yang tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah anggotanya mencapai 331.077 orang dengan total aset senilai Rp1,7 triliun.
“Kami akan terus mempertahankan semangat solidaritas kepada anggota dan memberikan layanan terbaik,” pungkasnya.





