MAUMERE—KSP Kopdit Obor Mas menggelar misa syukur untuk pengurus dan pengawas terpilih, di aula lantai 2 kantor pusat pada pukul 18.30 wita Jumat (3/6/22).
Acara ini dihadiri oleh :
1. Romo Lorensius Noi sebagai penasihat sekaligus memimpin misa
2. Marianus Laka sebagai penasihat
3. Pengurus & pengawas demisioner Pengurus & pengawas terpilih periode 2022 – 2025
5. GM dan para manager cabang area Sikka
6. Panitia nominasi pemilihan pengurus & pengawas
7. Utusan staf dari 10 cabang di area Sikka
Misa tersebut digelar sebagai bentuk ucapan syukur atas terpilihnya pengurus dan pengawas periode 2022 – 2025 sekaligus mohon berkat perutusan dan kantor.
Dalam kotbahnya Romo Lorens mengutip ayat dari Injil Yohanes yakni pertanyaan Yesus kepada Petrus: Petrus Anak Yohanes apakah Engkau mengasihi Aku?
Dimana pertanyaan ini sebanyak 3 kali yamg membuat Petrus sedih. Menurut Romo Lorens bahwa pertanyaan tersebut tidak hanya untuk Petrus tetapi juga untuk para pelayan di Kopdit Obor Mas ini yakni pengurus, pengawas dan manajemen.
Romo Lorens : “Bapa Nando (ketua pengurus terpilih), apakah engkau mengasihi Aku?. Bapa Frando (ketua pengawas terpilih), apakah engkau mengasihi Aku?, Bapa Yanto (GM) apakah engkau mengasihi Aku?” Pertanyan tersebut sebanyak 3 kali cocok untuk 3 elemen sbgai pelayan di Kopdit Obor Mas ini.
Menurut Romo Lorens bahwa yang terutama dari panggilan untuk mengabdi di Kopdit Obor Mas buka kompetensi, bukan ijazah, bukan juga kepintaran tetapi jauh lebih penting adalah karena Kasih.
Ia pun mengutip kalimat St. Agustinus yakni: jika anda diam, diamlah dalam Kasih, jika anda berbicara, berbicaralah akan kasih, jika anda bekerja, bekerjalah karena kasih dan jika anda berjuang, berjuanglah untuk kasih. Kasih itu akan terwujud jika kita bekerja dengan tidak ada kebencian, iri hati dan sebagainya.
Sementara itu GM Kopdit Obor Mas Frediyanto mengatakan misa ini digelar sebagai bentuk syukur kepada Tuhan atas terselenggaranya RAT dan pemilihan pengurus dan pengawas, sekaligus mohon berkat perutusan bagi pengurus dan pengawas terpilih agar kiranya dalam pelayanan ke depannya bagi anggota diberkati Tuhan.
Malam ini juga bukan lagi acara temu pisah karena bagi Obor Mas tidak ada yang berpisah di antara jajaran Obor Mas. Hanya tupoksi yang berubah yakni sebelumnya ada yang menjadi pengurus dan pengawas dan karena tidak terpilih tetap menjadi anggota, yang artinya tetap ada dalam keluarga besar ini.
“Saya juga punya rencana bahwa para mantan pengurus dan pengawas ini akan dibuat satu grup atau komunitas untuk berbagi dan sekalgius punya andil untuk memberikan masukan-masukan positif demi kebaikan Obor Mas ke depan dan mungkin pertemuan dibuat tiga bulan sekali atau akan disesuaikan,” ujarnya.
Sementara Daniel Daseng, mantan Wakil Ketua I Kopdit Obor Mas, yang tidak maju kembali dalam pemilihan mewakili pengurus dan pengawas yang tidak terpilih menyampaikan ucapan terima kasih atas kebersamaan selama ini di Obor Mas.
“Ada pertemuan, kerja sama dan terakhir perpisahan. Beliau mengajak para mantan pengurus dan pengawas untuk tetap mendukung Obor Mas dengan caranya tersendiri baik diperlukan ataupun tidak. Bagaimana pun juga Obor Mas adalah rumah besar kita bersama,” pesannya.
Begitu juga dengan ketua terpilih, Markus Menado menyampaikan limpah terima kasih kepada para mantan pengurus dan pengawas yang telah berbakti kepada Obor Mas.
Para pengurus mengabdi bervariasi ada yang di bawah 10 tahun dan bahkan ada yang di atas 10 tahun mengabdi. Menando juga mengharapkan agar kebersamaan ini tidak hanya berakhir malam ini saja tetapi untuk hari-hari selanjutnya.
Pada kesempatan tersebut GM Kopdit Obor Mas menyerahkan piagam penghargaan kepada para mantan pengurus dan pengawas sebagai bentuk ucapan terima kasih Kopdit Obor Mas atas pengabdian selama ini.
Acara ini ditutup dengan makan malam bersama sebagai wujud persaudaraan (Nivan).





