hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Menkop Genjot 83 Ribu Gerai Kopdes Merah Putih, Agrinas Dikebut Tuntas Sebelum September

Menkop Genjot 83 Ribu Gerai Kopdes Merah Putih, Agrinas Dikebut Tuntas Sebelum September
Menkop Ferry Juliantono, melakukan kunjungan kerja ke kantor PT Agrinas Pangan Nusantara dan menggelar pertemuan terbatas dengan Direktur Utama Joao Angelo De Sousa Mota/dok.Peluangnews-Humas

PeluangNews, Jakarta – Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, melakukan kunjungan kerja ke kantor PT Agrinas Pangan Nusantara dan menggelar pertemuan terbatas dengan Direktur Utama Joao Angelo De Sousa Mota di Jakarta, Senin (16/3). Agenda ini difokuskan untuk memantau progres pembangunan 83.000 gerai fisik Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di seluruh Indonesia.

Pemerintah melalui Kementerian Koperasi bersama Agrinas menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi demi mempercepat pembangunan sekaligus memastikan model bisnis koperasi dapat berjalan optimal.

Ferry Juliantono menyatakan, berbagai rapat lanjutan akan digelar guna mematangkan aspek operasional, mulai dari sistem distribusi, tata kelola usaha, hingga integrasi logistik pangan dalam satu ekosistem terpadu.

“Kami optimistis. Setelah peta sebaran jelas, koordinasi akan diperketat agar implementasi berjalan maksimal,” ujarnya.

Baca Juga: 83 Ribu Kopdes Merah Putih Rampung Legalitas, 2.200 Gerai Sudah Siap Operasi

Ia juga memberikan apresiasi atas progres pembangunan yang telah dicapai Agrinas, namun menegaskan pentingnya proses verifikasi dan validasi sebelum seluruh gerai beroperasi penuh.

Selain itu, Menkop menyoroti perlunya standar layanan yang seragam, terutama untuk unit usaha seperti gerai obat dan klinik. Ia juga menekankan pentingnya regulasi integrasi antara Kopdes Merah Putih dengan Toko Rakyat Serba Ada (TORASERA) sebagai pusat distribusi dan agregator ekonomi desa.

Untuk mempercepat pembangunan, Ferry mendorong langkah strategis di lapangan, khususnya pada lahan-lahan baru. Ia optimistis percepatan tersebut akan menunjukkan hasil signifikan pada September mendatang.

Dalam kunjungan tersebut, Menkop juga meninjau command center milik Agrinas yang berfungsi sebagai pusat pemantauan proyek secara real time. Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus mempercepat pengambilan keputusan.

Kementerian Koperasi menilai sinergi dengan Agrinas sebagai langkah penting dalam membangun koperasi modern berbasis teknologi dan manajemen profesional. Melalui pendekatan ini, koperasi diharapkan menjadi simpul distribusi kebutuhan pokok sekaligus penggerak ekonomi desa.

Baca Juga: Konsolidasi Potensi Desa lewat Kopdes Merah Putih, Banten Disiapkan Jadi Motor Ekonomi Baru

Sementara itu, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengungkapkan bahwa saat ini pembangunan fisik telah mencapai 32.660 unit gerai, dengan 2.700 unit di antaranya telah rampung sepenuhnya.

“Kami terus mempercepat progres. Targetnya hingga akhir April nanti lebih dari 20.000 gerai sudah selesai 100 persen,” jelasnya.

Joao menambahkan, pengelolaan Kopdes Merah Putih akan mengadopsi standar profesional yang terinspirasi dari koperasi di Spanyol dan Singapura, dengan fokus pada digitalisasi dan transparansi sistem terpusat.

Ia memastikan seluruh infrastruktur pendukung telah disiapkan, mulai dari sistem transaksi digital, perangkat pemindai, hingga fasilitas keamanan dan kenyamanan seperti AC, CCTV, APAR, dan genset.

“Meski bertransformasi menjadi ritel modern, prinsip koperasi ‘one man one vote’ tetap menjadi fondasi utama,” tegasnya. (Aji)

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate