hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Konsolidasi Potensi Desa lewat Kopdes Merah Putih, Banten Disiapkan Jadi Motor Ekonomi Baru

Menkop Ferry Juliantono.
Menkop Ferry Juliantono.

PeluangNews, Banten – Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan seluruh potensi ekonomi desa akan diorganisir secara profesional melalui Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih. Langkah ini disebut sebagai strategi besar untuk memastikan kekuatan ekonomi lokal tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, tetapi terintegrasi dalam satu ekosistem koperasi modern.

Pernyataan itu disampaikan Ferry saat menghadiri Musyawarah Wilayah II Dekopinwil Banten di Pendopo Gubernur, Kota Serang, Senin (16/2/2026). Ia menekankan, desa tidak boleh hanya menjadi pasar, tetapi harus menjadi produsen utama kebutuhan masyarakatnya sendiri.

“Saatnya sekarang seluruh pelaku usaha lokal memproduksi sendiri aneka kebutuhan masyarakat. Hasilnya kita prioritaskan masuk ke gerai-gerai ritel Kopdes Merah Putih,” ujar Ferry.

Menurutnya, pola ini akan menciptakan rantai pasok yang lebih adil sekaligus membuka ruang ekonomi baru di desa. Produk UMKM, hasil pertanian, perikanan, hingga olahan rumah tangga akan dihimpun dan dipasarkan melalui jaringan koperasi yang terorganisir.

Ferry juga menyoroti posisi strategis Banten sebagai provinsi dengan potensi besar di sektor industri dan manufaktur, perdagangan dan jasa, perikanan dan kelautan, hingga pariwisata. Kedekatannya dengan DKI Jakarta membuat Banten memiliki peluang menjadi simpul distribusi nasional.

“Kalau seluruh potensi ini dikonsolidasikan dalam ekosistem koperasi yang modern dan terdigitalisasi, koperasi Banten akan naik kelas,” tegasnya.

Ia menambahkan, peran Dekopinwil sangat penting sebagai penggerak dan penghubung antar koperasi agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Pemerintah, kata dia, terus mendorong penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas SDM, serta modernisasi tata kelola koperasi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Tak hanya itu, Ferry menilai Kopdes Merah Putih berpotensi menjadi solusi penciptaan lapangan kerja baru, terutama bagi generasi muda atau Gen Z. “Kita ingin desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang terhubung dengan pasar regional dan nasional,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Banten Andra Soni yang diwakili Asisten Daerah II Pemprov Banten Budi Santoso menyatakan koperasi memiliki peran sosial dan ekonomi yang kuat di desa.

“Koperasi bisa menjadi forum konsolidasi ekonomi desa, agregator produk UMKM, sekaligus memperkuat daya tawar anggota di pasar. Kalau koperasi berjalan baik, rentenir dan tengkulak tidak akan bisa masuk ke desa-desa,” ujar Budi.

Sementara itu, Ketua Dekopinwil Banten Asep Rahmatullah memastikan gerakan koperasi di wilayahnya mendukung penuh Kopdes Merah Putih. Ia menyebut program tersebut sejalan dengan agenda strategis nasional.

“Ini bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik,” kata Asep.

Dengan dorongan penuh pemerintah pusat dan dukungan daerah, Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi model konsolidasi ekonomi desa yang bukan hanya kuat secara sosial, tetapi juga kompetitif secara bisnis.

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate