hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Komisi VII DPR Dorong Industri Pakan Ternak Perkuat Bahan Baku Lokal demi Daya Saing

Komisi VII DPR Dorong Industri Pakan Ternak Perkuat Bahan Baku Lokal demi Daya Saing
Tumpukan pakan ternak dalam gudang/dok.ist

Peluang News, Lampung – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, menegaskan pentingnya industri pakan ternak memperkuat pengelolaan bahan baku lokal agar mampu meningkatkan daya saing sekaligus menopang program swasembada pangan nasional.

Menurut Chusnunia, industri pakan ternak memiliki peran strategis dalam rantai pasok pangan, terutama karena pakan merupakan komponen terbesar dalam sektor peternakan. Oleh karena itu, penguatan bahan baku lokal menjadi kunci untuk menjaga stabilitas industri dan harga pangan.

“Jika berbicara soal sistem dan rantai pasok, industri pakan ternak adalah bagian yang sangat penting dalam upaya mencapai swasembada pangan,” ujar Chusnunia di Lampung Selatan, Jumat (30/1).

Ia menjelaskan, meningkatnya kebutuhan pakan ternak menuntut perusahaan pakan, khususnya yang berperan sebagai offtaker dalam hilirisasi komoditas lokal, untuk memiliki daya saing kuat di dalam ekosistem industri. Provinsi Lampung, yang dikenal memiliki produktivitas pertanian tinggi, dinilai perlu memperkuat industri pakan sebagai penopang hilirisasi komoditas lokal.

Komisi VII DPR, lanjut Chusnunia, akan mendorong penguatan industri pakan ternak melalui Program Desa Industri. Langkah ini dilakukan untuk memastikan industri pakan memiliki daya saing tinggi, sekaligus meminimalkan ketergantungan pada bahan baku impor.

“Industri pakan ternak relatif tidak memiliki banyak persoalan, kecuali terkait bahan baku. Ini yang kami coba bantu dengan kembali memaksimalkan pemanfaatan bahan baku lokal,” katanya.

Chusnunia mencontohkan, sejumlah perusahaan pakan ternak telah mulai mengoptimalkan bahan baku dalam negeri. Salah satunya PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk yang disebut telah menggunakan bahan baku lokal hingga sekitar 50 persen dari total produksi pakan ternaknya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar kebijakan terkait bahan baku impor dilakukan secara hati-hati. Pasalnya, penggunaan bahan baku impor yang tidak terkontrol berpotensi merugikan pelaku usaha kecil dan sektor turunan peternakan.

“Industri pakan harus berdaya saing dengan pengelolaan bahan baku lokal. Namun kebijakan terkait impor juga harus tepat agar tidak menimbulkan turbulensi di lapangan,” ujarnya.

Chusnunia menambahkan, stabilitas harga pakan ternak akan berdampak langsung pada harga pangan secara umum. Dengan harga pakan yang terjaga, risiko kenaikan harga pangan dapat ditekan sehingga tidak merugikan pedagang, UMKM, maupun masyarakat.

“Pakan merupakan komponen terbesar di sektor peternakan dan sangat berpengaruh terhadap stabilitas pangan. Karena itu, kami memastikan industri pakan ternak tidak menghadapi persoalan serius,” tambahnya.

Sementara itu, Vice President Head of Feed Operations Sumatera PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Anwar Tandiono, menyatakan komitmen perusahaan dalam menghasilkan pakan ternak berkualitas dengan harga yang kompetitif dan berkelanjutan.

“Sebagai pabrik pakan ternak terbesar kedua secara nasional, kami berkomitmen menjaga kualitas produk, harga yang mampu bersaing, serta keberlanjutan usaha,” kata Anwar.

Ia menjelaskan, Japfa secara konsisten menyerap bahan baku dari petani lokal, khususnya jagung, untuk mendukung kesejahteraan petani sekaligus menjaga kualitas pakan ternak. Sejak kebijakan pelarangan impor jagung diberlakukan, harga jagung disebut tetap berada di atas Harga Pokok Produksi (HPP) petani.

“Industri tetap konsisten menggunakan jagung lokal karena kualitasnya sangat baik untuk menghasilkan pakan ternak berkualitas,” ujarnya.

Selain mendukung petani, penggunaan jagung lokal juga dinilai lebih efisien dari sisi logistik dan penyimpanan. Anwar menjelaskan, pasokan jagung lokal yang datang bertahap memudahkan perusahaan dalam pengelolaan gudang dibandingkan harus menampung ribuan ton jagung impor sekaligus.

“Dengan jagung lokal, pengiriman bisa bertahap sehingga lebih sederhana dan efisien, terutama bagi kami yang memiliki keterbatasan kapasitas penyimpanan,” katanya. (Aji)

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate