SOLO—Perusahaan rintisan TaniHub bekerja sama dengan grup rumah makan Wong Solo. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas penyerapan hasil tani dalam negeri. Wong Solo sendiri sudah mempunyai jaringan rumah makna hingga mancanegara.
CEO TaniHub Group, Ivan Arie Sustiawan, mengatakan kerja sama itu meliputi jual beli bahan produksi, distribusi produk mentah maupun olahan, termasuk pengembangan usaha. Kerja sama ini katanya juga memperbesar seluruh lapisan masuarakat Indonesia menikmati hasil panen petani.
“Kami menyambut baik kolaborasi dengan Wong Solo Group karena kami memiliki impian yang sama dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat atas makanan sehat,” ujar Ivan dalam siaran persnya, Selasa (27/10/20).
Penandatanganan kerja sama dilakukan antara pemilik dan pendiri Wong Solo Puspo Wardoyo dan Ivan Arie Sulaiman di rumah makan Wong Solo, Solo.
Menurut perjanjian TaniHub memasarkan produk olahan siap saji milik Wong Solo Group ke semua saluran penjualan, seperti modern trade (pasar modern), general trade (toko-toko kelontong), dan horeca (hotel, restoran, katering). Total potensi kolaborasi ini ditaksir mencapai omzet Rp250 miliar per bulannya.
Sebanyak satu juta ton gabah hasil panen mitra petani TaniHub akan disalurkan setiap bulannya ke pabrik penggilingan padi milik Wong Solo Group.
Dalam perjanjian itu juga disebutkan, sedikitnya 80 ton daging ayam karkas juga akan dipasok kepada para mitra UMKM binaan Wong Solo Group setiap harinya untuk diolah dan dikemas menjadi makanan sehat siap saji.
Kolaborasi yang terjalin menunjukkan komitmen kedua belah pihak dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. TaniSupply juga akan memasok buah segar bagi Wong Solo Group untuk diekspor ke pasar Timur Tengah.








