SERANG—Pasangan Suami-istri Pak Sarbini dan Ibu Ichi tak pernah melupakan 17 Ramadan 1443 yang jatuh pada 19 April 2022 lalu.
Pada hari itu warga Kampung Sepring RT 001/RW03, Kelurahan Pancur, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten mendapatkan Hibah Rumah Siap Huni (HRSH) dari Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI).
Meskipun pasutri ini bukan anggota, namun Kopsyah BMI menyetujui membagikan rumah gratis untuk mereka karena sebagai koperasi wajib mempunyai visi sosial. Sarbini dan Ichi benar-benar mendapat anugerah dan nikmat dari Alah SWT.
Sarbini (71) menjalani masa tua bersama istrinya tercinta, Icih (58). Rumahnya sebelum dibangun sangatlah memprihatinkan. Bangunan itu berukuran 40 meter. Sebuah kasur tipis dan bantal berisi kapuk digelar di sudut rumah.
Dinding rumahnya terbuat dari anyaman bambu yang sudah berlubang di beberapa bagian, sehingga angin akan sangat terasa saat berembus. Atapnya yang berlubang akan membentuk pancuran air saat hujan deras.
Pasangan tua ini hidup dengan kondisi serba kekurangan. Untuk kebutuhan sehari-hari, ia bekerja sebagai buruh serabutan. Apa saja ia lakukan demi menghidupi keluarganya. Ia pun tidak pernah mengharap pemberian sang anak.
Nasib malang pasutri ini rupanya diceritakan Ibu Ipi yang merupakan Ketua Rembug Pusat Anggur Kopsyah BMI Cabang Taktakan. Ibu Ipilah yang melihat dan memberikan laporan pada Kopsyah BMI.
Pasangan tua ini hidup dengan kondisi serba kekurangan. Untuk kebutuhan sehari-hari, ia bekerja sebagai buruh serabutan. Apa saja ia lakukan demi menghidupi keluarganya. Ia pun tidak pernah mengharap pemberian sang anak.
Ibu Ipi pun menyampaikan kondisi Pak Sarbini dan Ibu Icih hingga akhirnya proses rumah gratis Kopsyah BMI disetujui. Rumah Pak Sarbini dibangun ulang dari nol oleh Kopsyah BMI lewat program hibah rumah siap huni (HRSH).
“Tidak banyak amalan yang saya lakukan, tetapi yang tidak lupa saya selalu berdoa setelah salat (Sholat Fardhu) secara rutin dan penuh kesungguhan” ujar Ibu Icih dalam keterangan tertulisnya yang diterima Peluang, Rabu (18/5/22).
Rupanya Allah mendengarkan doa Ibu Icih. Dia pun mendapat berkah.





