
PeluangNews, Jakarta – Bulan suci Ramadan selalu menghadirkan dinamika tersendiri dalam mobilitas masyarakat, terutama bagi para pekerja dan pelajar yang masih berada di perjalanan saat azan Magrib berkumandang. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, KAI Commuter menetapkan kebijakan khusus yang memperbolehkan penumpang berbuka puasa di dalam rangkaian KRL Commuter Line selama Ramadan 1447 Hijriah.
Kebijakan ini ditujukan untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna yang belum tiba di tujuan ketika waktu berbuka tiba. VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menegaskan bahwa penumpang diperbolehkan membatalkan puasa dengan makanan dan minuman ringan di dalam kereta.
“Untuk berbuka puasa di dalam Commuter Line, pengguna diimbau untuk berbuka dengan makanan dan minuman ringan secara tidak berlebihan, serta menghindari makanan atau minuman yang berbau menyengat demi kenyamanan bersama,” kata Karina di Jakarta, dikutip Rabu (17/2).
Ia menjelaskan, petugas KAI Commuter akan membantu menginformasikan waktu berbuka puasa, baik melalui pengumuman di dalam kereta maupun di area stasiun. Dengan demikian, penumpang tetap dapat menjalankan ibadah puasa tanpa mengganggu kenyamanan sesama pengguna.
Sebagai dukungan tambahan, KAI Commuter juga menyediakan fasilitas water station atau dispenser air minum gratis di sejumlah stasiun. Seluruh pengguna dapat memanfaatkannya dengan membawa botol minum pribadi (tumbler), sejalan dengan upaya pengurangan sampah plastik.
Dari sisi layanan, operasional Commuter Line selama Ramadan tetap berjalan normal. Di wilayah Jabodetabek, KAI Commuter mengoperasikan 1.065 perjalanan setiap hari mulai pukul 04.00 hingga 24.00 WIB.
Untuk Commuter Line Basoetta, tersedia 70 perjalanan per hari, sementara Commuter Line Merak melayani 14 perjalanan setiap harinya. Adapun di wilayah Yogyakarta–Palur, layanan tetap berjalan dengan 27 perjalanan per hari dan 10 perjalanan untuk Commuter Line Prameks.
Karina turut mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan selama berbuka puasa di dalam kereta.
“Penumpang diimbau untuk membawa kembali sampahnya dan membuangnya di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan,” ujarnya.
Melalui kebijakan ini, KAI Commuter berharap seluruh pengguna tetap mematuhi aturan yang berlaku dan saling menghormati, sehingga suasana perjalanan selama Ramadan tetap aman, tertib, dan nyaman bagi semua.








