banner iklan sticky 160x600px sidebar kiri
banner iklan 160x600 sidebar kanan

Ketua DPR Ingatkan Pers Wajib Berpihak Pada Kebenaran

ketua dpr ingatkan pers wajib
Ketua DPR Puan Maharani/dok.parlementaria

Peluang News, Jakarta – Ketua DPR Puan Maharani mengajak insan Pers untuk ikut mengawal proses pemilu 2024. Pernyataan ini disampaikan Puan dalam memperingati Hari Pers Nasional ke 39 yang bertepatan hari ini, 9 Februari. Peringatan hari pers tahun ini berdekatan dengan pemilu yang akan dilaksanakan pada 14 Februari mendatang.

“Informasi terus mengalir deras di tengah kemajuan dunia digital. Pers Nasional harus semakin menguatkan posisinya sebagai media informasi, pendidikan, dan kontrol sosial sehingga publik tidak terjebak pada berita-berita yang menyesatkan,” ujar Puan dalam keterangan persnya..

Banyaknya berita bohong atau hoaks di tengah gencarnya teknologi informasi, Puan mengajak insan pers untuk mengedepankan praktik jurnalistik yang sehat. Meminta media massa dan insan pers menjaga selalu kompetensi dan independensi.

“Karena pers adalah pilar demokrasi keempat yang harus menjunjung tinggi integritas dan komitmen sebagai watch dog demokrasi dan penjaga kedaulatan rakyat,” ucapnya.

Peran pers sebagai penjaga demokrasi sangat signifikan dalam waktu-waktu saat ini mengingat pelaksanaan pemilu 2024 sudah di depan mata. Ia mengajak media massa dan insan pers mengamalkan jurnalisme sehat dan jurnalisme damai demi terjaganya demokrasi di Indonesia.

“Bagi seluruh insan Pers Indonesia, ayo kawal dan jaga proses Pemilu 2024 agar berjalan dengan jujur dan adil. Kedepankan sikap mental sebagai Jurnalis yang profesional dengan selalu objektif, bebas dari pengaruh pihak manapun, jujur dan loyal terhadap rakyat,” harapnya.

Sebagai penyambung informasi, insan pers dinilai wajib berpihak kepada kebenaran. Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang akurat dalam pesta demokrasi lima tahunan ini.

“Publik memerlukan produk jurnalistik yang berkualitas. Kehadiran pers sangat penting dalam memperkuat dan menyehatkan demokrasi kita,” kata Puan.

Dengan tema Hari Pers Nasional (HPN) 2024 Mengawal Transisi Kepemimpinan Nasional dan Keutuhan Bangsa insan pers diajak untuk berpartisipasi secara positif pada pemilu 2024. Salah satu caranya adalah, kata Puan, dengan turut menyajikan informasi-informasi mengenai Pemilu secara akurat dan berkeadilan.

“Masyarakat berharap banyak terhadap insan Pers, apalagi banyak bertebaran berita-berita bohong setiap saat. Tugas Media massa dan insan Pers adalah menyajikan informasi yang benar demi mencerdaskan rakyat,” tuturnya.

Peringatan HPN 2024 semula akan dilaksanakan di Jakarta pada 7-9 Februari 2024. Namun karena mempertimbangkan kepentingan nasional yang lebih besar dengan adanya pelaksanaan Pemilu 2024, jadwal perayaan HPN 2024 diundur menjadi tanggal 17-20 Februari mendatang.

Puan berharap, insan pers dapat membantu menjaga kehormatan bangsa dengan produk-produk jurnalistiknya. Terlebih akan ada banyak wartawan asing dan lembaga pengawas internasional yang akan hadir untuk mengawasi proses pemilu di Indonesia.

“Mari kita sama-sama jaga nama baik bangsa, dengan bekerja secara kompeten dan terhormat. Jangan sampai karena kealpaan, Indonesia menjadi tercoreng di kancah dunia. Ini menjadi tugas bersama kita,” ungkapnya.

Di sisi lain, mantan Menko PMK tersebut mengajak masyarakat untuk terus mendukung eksistensi pers di Indonesia. Menurut Puan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan masyarakat untuk mendukung hadirnya pers nasional yang sehat dan berkualitas, salah satunya dengan berlangganan media-media massa yang sudah terbukti memiliki tradisi Jurnalisme yang baik.

“Mendukung eksistensi pers bisa menjadi salah satu cara untuk menyehatkan demokrasi. Saya mengajak masyarakat untuk berlangganan media massa yang sudah teruji dan dikenal selalu menghadirkan produk-produk jurnalistik yang bagus,” imbaunya.

Puan mengatakan, dukungan dari masyarakat dapat membantu media massa tetap memproduksi karya-karya jurnalistik terbaik. Mengingat, banyak terjadi pemutusan hubungan kerja terhadap insan-insan Pers andal karena kurangnya modal produksi media.

“Pers yang sehat tentunya akan membantu kemajuan Negara. Untuk itu, dibutuhkan dukungan dari masyarakat terhadap media dan para insan Pers,” sebutnya.

Lebih lanjut, Puan mendorong seluruh pelaku media massa untuk menanamkan nilai-nilai Jurnalisme yang baik. Ia juga berharap seluruh insan Pers terus menjankan fungsinya sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. (Aji)

iklan investasi berjangka octa.co.id
download aplikasi android peluang news
iklan investasi berjangka octa.co.id