hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Hasil Lawatan ke Inggris, Prabowo Bawa Investasi Rp90 Triliun

 

Prabowo Reshuffle Kabinet: 5 Menteri Diganti, Lahir Kementerian Baru Haji dan Umrah
Presiden Prabowo Subianto/dok.peluangnews

PeluangNews, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto tengah melakukan lawatan ke London, Inggris, untuk kerja sama bilateral.

Selama berada di Inggris, Presiden Prabowo menjalani sejumlah pertemuan penting, termasuk dengan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer dan Raja Charles III.

“Jadi ada beberapa pertemuan, yang pertama dengan Perdana Menteri Starmer,” ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Dari pertemuan itu, terdapat tiga kesepakatan utama yang menjadi hasil signifikan kunjungan Presiden Prabowo.

Pertama, komitmen investasi dari Inggris sebesar 4 miliar poundsterling atau setara sekitar Rp90 triliun. Kedua, penguatan kerja sama di bidang maritim. Ketiga, kerja sama pembangunan 1.582 kapal nelayan yang akan diproduksi dan dirakit di Indonesia.

“Nah yang menariknya begini, jadi kapalnya ini nanti menurut Menteri Kelautan akan memperkerjakan sekitar 600.000 orang. Kenapa? Karena nanti diproduksinya, merakitnya di Indonesia,” lanjut Teddy.

Selain sektor ekonomi dan maritim, Presiden Prabowo menjajaki kerja sama di sektor pendidikan tinggi dengan bertemu 24 profesor dari 24 universitas terkemuka di Inggris Raya.

“Bapak Presiden juga bertemu dengan 24 profesor dari 24 universitas top di Inggris Raya. Jadi ada King’s College, ada Oxford University, Imperial College, kemudian Edinburgh, gitu ya kira-kira dan 20 lainnya,” kata Teddy.

Lewat pertemuan itu, ada sejumlah kerja sama termasuk membangun 10 kampus baru yang fokus di ilmu kedokteran dan science, technology, engineering, and mathematics (STEM).

Kerja sama pendidikan lainnya mencakup peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Inggris, pendirian kampus universitas Inggris di Indonesia, hingga pertukaran dosen.

“Harapannya dengan profesor-profesor kemarin dari top university di Inggris akan bisa kerja sama. Ada yang penambahan mahasiswa yang kuliah di sini, kemudian juga ada pembuatan kampus baru, kampus dari mereka di Indonesia. Kita sudah punya di Singosari. Itu yang pertama,” ujar Teddy.

“Kemudian yang kedua juga nanti pertukaran dosen, kira-kira begitu. Jadi ada dari profesor mereka yang nanti akan bekerja, apa, akan mengajar di universitas kita,” kata dia, melanjutkan

Teddy juga menyebut bahwa pertemuan Presiden Prabowo dengan Menteri Pendidikan Inggris serta perwakilan Russell Group, kelompok universitas terbaik di Inggris, diharapkan dapat mendorong peningkatan peringkat universitas-universitas Indonesia di tingkat global.

Menurut Seskab Teddy, kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Inggris membawa hasil dan dampak positif untuk Indonesia.

“Intinya ini Bapak Presiden kalau ke luar negeri itu beliau ingin ada yang didapatkan. Ada produknya, ada hasilnya, ada dampak positifnya untuk Indonesia,” kata Teddy di London, Inggris, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

Teddy juga menyebut, hasil kunjungan kerja Kepala Negara di Inggris dalam dua hari lalu akan dirasakan Indonesia dalam waktu dekat.

“Jadi yang tadi saya sebutkan, dalam waktu dua hari di sini, beliau ingin secepat mungkin, sebesar mungkin ada manfaat yang didapat oleh Indonesia,” ucap Teddy, Kamis (22/1/2026).

Sementara itu, dalam pertemuan Prabowo dan Raja Inggris Charles III di London, keduanya menyepakati komitmen kerja sama terkait pemulihan ekosistem 57 taman nasional di Indonesia.

Menurut Teddy, kerja sama tersebut mencakup dukungan terhadap upaya konservasi yang telah dan sedang berjalan di sejumlah kawasan strategis. Salah satunya di Taman Nasional Way Kambas di Lampung, yang selama ini dikenal sebagai pusat konservasi gajah Sumatra. []

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate