hayed consulting
hayed consulting
umkm insigh

Kepercayaan Jadi Kunci Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Ridwan Nasution. Foto: Ratih/peluangnews

PeluangNews, Jakarta – Kepercayaan terhadap institusi, kepastian kebijakan, dan perlindungan investor menjadi faktor penting untuk menarik investasi berkualitas sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tanpa fondasi kepercayaan yang kuat, arus modal berisiko terhambat sehingga upaya meningkatkan produktivitas dan menciptakan lapangan kerja menghadapi tantangan.

Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan, dan Pengaturan Bank Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Ridwan Nasution mengatakan, pertumbuhan ekonomi memiliki keterkaitan erat dengan investasi, pembiayaan, dan kepercayaan.

“Pertumbuhan ekonomi memerlukan investasi. Investasi memerlukan pembiayaan, dan pembiayaan memerlukan kepercayaan,” ujar Ridwan dalam acara FWD Economic Outlook 2027: Navigating Tomorrow with Confidence di Jakarta, Senin (19/10/2026).

Menurut Ridwan, kepercayaan bukan sekadar persepsi, melainkan faktor yang berdampak langsung terhadap perekonomian. Tingkat kepercayaan dapat memengaruhi biaya modal, keputusan investasi, konsumsi rumah tangga, hingga stabilitas sistem keuangan.

Karena itu, penguatan kepercayaan perlu menjadi bagian dari strategi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Investor tidak hanya mempertimbangkan potensi keuntungan, tetapi juga kualitas informasi, transparansi, perlindungan investor, serta kepastian penegakan hukum.

Ridwan menilai, kualitas institusi dan tata kelola berperan penting dalam membangun kepercayaan jangka panjang. Transparansi kepemilikan, pembentukan harga yang wajar, serta ketersediaan informasi yang dapat diandalkan menjadi fondasi bagi terciptanya pasar keuangan yang sehat.

Penilaian terhadap pasar keuangan Indonesia, termasuk evaluasi lembaga indeks global, juga perlu diperhatikan sebagai salah satu indikator. Namun, penilaian tersebut tidak dapat dijadikan satu-satunya gambaran untuk menilai keseluruhan kondisi perekonomian nasional.

Di sisi lain, Indonesia perlu memastikan investasi yang masuk tidak hanya meningkatkan nilai penanaman modal, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap perekonomian. Investasi idealnya mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, memperkuat industri, dan mendorong ekspor.

Penguatan industrialisasi menjadi langkah penting agar Indonesia tidak sekadar menjadi pasar bagi produk negara lain, tetapi juga mampu meningkatkan nilai tambah produksi di dalam negeri. Dengan demikian, investasi dapat berkontribusi lebih besar terhadap daya saing ekonomi nasional.

Transformasi teknologi dan inovasi turut menjadi faktor penting dalam menentukan arah pertumbuhan jangka panjang. Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), perubahan rantai pasok global, serta dinamika geopolitik menuntut Indonesia meningkatkan daya tarik investasi sekaligus memperkuat kapasitas industrinya.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kredibilitas kebijakan juga semakin menentukan keputusan investor. Kebijakan yang konsisten dan dapat diprediksi membantu pelaku usaha menyusun rencana bisnis serta mengambil keputusan investasi secara lebih terukur.

Selain itu, penguatan perlindungan sosial, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan produktivitas perlu berjalan beriringan dengan masuknya investasi. Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan tidak cukup hanya mengandalkan aliran modal, tetapi juga membutuhkan tenaga kerja kompeten dan industri yang mampu menghasilkan produk bernilai tambah.

pasang iklan di sini
lpdb.go.id