
PeluangNews, Jakarta – Bulan puasa Ramadan 1447 Hijriah baru memasuki hari ke-10. Alhasil Hari Raya Idulfitri atau Lebaran tinggal 20 hari lagi.
Persiapan menuju Lebaran mulai dilakukan masyarakat. Mudik menjadi tradisi di Indonesia saat menyambut hari raya tersebut.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan sebanyak 143.915.053 orang akan melakukan mudik Lebaran tahun ini.
Di tengah fenomena war tiket, kenaikan harga tiket, hingga tingginya mobilitas menjelang Lebaran, program mudik gratis menjadi solusi yang banyak dicari.
Kesempatan mudik tanpa merogoh kantong pun kembali terbuka bagi masyarakat yang ingin pulang kampung.
Berbagai lembaga negara menyiapkan program mudik gratis dengan kuota besar dan terbatas.
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan, misalnya,
tahun ini kembali menawarkan program mudik gratis yang bisa dimaksimalkan oleh masyarakat.
Kabar tersebut dibagikan langsung lewat akun resmi @ditjen_hubdat, Kamis (26/2/2026). “Ini dia kabar yang bikin #MitraDarat auto senyum. Mudik Gratis Angkutan Lebaran 2026/1447H segera hadir!,” tulis mereka.
Bagi masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa biaya perjalanan, berikut informasi pendaftaran program mudik gratis Ditjen Hubdat:
1. Pendaftaran: setiap hari mulai 1-15 Maret 2026 (dibuka mulai pukul 08.00 WIB dan ditutup setelah kuota harian terpenuhi).
2. Melibatkan: 34 kota tujuan arus mudik 12 kota asal arus balik 4 kota arus mudik dan balik untuk pengangkutan sepeda motor.
Masyarakat yang berminat dengan program mudik ini bisa menyimak detail informasi berikut:
Program arus mudik 34 kota tujuan arus mudik tahun ini, Ditjen Hubdat menawarkan keberangkatan mudik ke 34 kota.
Berikut antara lain deretan kota yang akan dituju:
Jawa Tengah dan DIY
Semarang
Solo
Yogyakarta
Wonogiri
Purwokerto
Tegal
Pekalongan
Demak
Boyolali
Klaten
Pati
Blora
Cilacap
Wonosobo
Kebumen
Magelang
Wonoasri
Jepara
Sragen
Jawa Barat
Garut
Tasikmalaya
Cirebon
Kuningan
Jawa Timur
Madiun
Surabaya
Tuban
Malang
Tulungagung
Sumatra
Palembang
Lampung
Bengkulu
Padang
Medan
Aceh. []








