hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Kejar Target 1 Juta Anggota Di 2025

HUT ke 28 menjadi momentum Kopdit Pintu Air untuk semakin meningkatkan kualitas layanan dan solidaritas untuk merealisasikan sejuta anggota pada dua tahun mendatang.

April selalu menjadi bulan istimewa bagi KSP Kopdit Pintu Air. Ini lantaran menjadi hari lahir koperasi besar berprestasi tersebut. Layaknya hari jadi, sejumlah kegiatan digelar untuk menyemarakan momentum bersejarah koperasi yang didirikan dengan modal awal swadaya itu.

Pada 1 April 2023, Kopdit Pintu Air merayakan HUT ke 28. Kegiatan refleksi atas perjalanan yang sudah dilalui dengan segudang prestasi serta proyeksi pada masa depan dilakukan oleh segenap jajaran pengurus dan pengawas Kopdit Pintu Air.

Ketua KSP Kopdit Pintu Air Yakobus Jano mengungkapkan pihaknya berkomitmen untuk mengajak seluruh masyarakat Indonesia hidup berkoperasi.

“Kita targetkan pada 2025 anggota Pintu Air menjadi 1 juta anggota.” ujarnya saat Rekoleksi Bersama Menyongsong Pesta Paskah dan Perayaan Ulang Tahun KSP Kopdit Pintu Air ke-28 tahun dan EkoraNTT ke-6 tahun yang berlangsung di Lantai 3 Aula Sumur Yakob Kantor Pusat KSP Kopdit Pintu Air, Rotat, Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, 1 April 2023.

Tekad menggenjot jumlah anggota hingga 1 juta orang itu bukan tanpa alasan. Selama ini, setiap bulan koperasi yang kental dengan keberpihakannya pada kelompok nelayan, petani, peternak, dan buruh itu berhasil menambah anggota rata-rata sebesar 5 ribu orang setiap bulan. Kini jumlah anggotanya mencapai 356.679 orang. Sehingga bukan hal mustahil pada 2025 target 1 juta orang anggota dapat terwujud.

Untuk merealisasikan target tersebut, kata Jano, kuncinya adalah penguatan solidaritas dan kualitas pelayanan. “Peningkatan solidaritas dan pelayanan kepada anggota menjadi kuncinya. Untuk itu kepada seluruh pengurus Kopdit Pintu Air di Indonesia harus tetap solid dan melayani anggota dengan tulus,” ujar Jano.

Sejauh ini Kopdit Pintu Air melakukan diversifikasi bisnis dengan bergerak di sektor riil melalui pendirian anak usaha. Beberapa usaha di sektor riil produktif yang sudah dijalankan antara lain pariwisata, produsen garam, minyak kelapa, dan media massa.

Perluasan usaha ke sektor riil itu efektif dalam menambah pendapatan dan jumlah anggota. Selain itu, juga memberikan efek pengganda dengan meningkatnya perekonomian anggota dan masyarakat. Sirkuit ekonomi yang dikembangkan oleh Pintu Air ini sesuai dengan harapan pemerintah agar koperasi lebih bergigi dalam menggerakan ekonomi.

Jano menambahkan, kepada semua pengurus, manajemen, pengawas dan anggota KSP Kopdit Pintu Air untuk terus bersolidaritas dalam spirit saling menopang untuk bersama-sama mencapai hidup lebih baik.

“Untuk semua insan KSP Kopdit Pintu Air harus terus saling berbelarasa menempuh berbagai tantangan yang ada untuk semakin kreatif dalam mendorong maju dan berkembangnya segenap usaha anggota,” tegasnya.

Ia juga menekankan agar seluruh elemen Kopdit Pintu Air di seluruh Indonesia untuk tetap teguh dan penuh kasih yang tulus dalam bekerja. Ini untuk menumbuhkan harapan segenap anggota dan calon anggota dalam berjuang meraih impian.

Pada kesempatan yang sama, Pater George Kirchberger, SVD juga mengajak keluarga besar KSP Kopdit Pintu Air untuk mewarnai kehidupan berkoperasi dengan solidaritas.

Semua pihak yang menjadi pengelola koperasi, kata Pater Kirch, harus menjiwai semangat solidaritas di antara semua anggota KSP Kopdit Pintu Air. Pelaksanaan solidaritas itu, menurut Pater Kirch, harus diwujudkan dalam pelayanan kepada anggota.

“Kita mau menjadi lembaga yng menjiwai semangat itu. Untuk itu kita selalu berusaha agar tugas kita diwarnai dan dijiwai oleh semangat pelayanan,” katanya.

Dalam Rekoleksi itu Pater Kirch menegaskan terdapat tiga hal penting dalam perayaan HUT ke 28 Kopdit Pintu Air yakni, pertama, lahir dalam semangat solidaritas.

Kedua bangkit dalam semangat pelayanan yaitu memasuki pekan suci menuju pesta Paskah. Ketiga tekun dalam semangat persekutuan bersama  umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.  

“Solidaritas tidak hanya kita ciptakan di lingkup koperasi namun harus juga diciptakan dilingkup kehidupan beragama,” jelasnya.

Selain itu Pater Kirch mengatakan dalam menjalankan semangat solidaritas dan semangat saling mendukung bisa terlaksana di koperasi yang besar harus membutuhkan komunikasi yang baik.

“Tolong saling menjaga komunikasi diantara Pengurus, pengawas, manejemen dan juga anggota. Agar semua kebutuhan anggota dapat dikomunikasikan dengan baik dan tidak ada jarak antara anggota dan pengurus koperasi,” pungkasnya.  

Kopdit Pintu Air selama ini berhasil mendapatkan dukungan dari anggota dan calon anggota. Ini tercermin dari pencapaian kinerja dimana sukses  mengembangkan usaha simpan pinjam dengan total aset  sebesar Rp1,7 triliun.

Dari sisi jaringan kantor, saat ini Kopdit terbesar dari sisi jumlah anggota itu mempunyai 59 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu Pintu Air juga telah mengembangkan digitalisasiuntuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan kepada anggota. Melihat pencapaian kinerja terkini dan soliditas pengurus, pengawas, dan manajemen serta dukungan penuh dari anggota, target 1 juta anggota pada 2025 sangat mungkin tercapai. Selamat HUT ke 28 Kopdit Pintu Air. (Kur). 

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate