hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

“ Kami Tetap Optimis”

Ketua Pengurus Koperasi Awak Pesawat Garuda Indonesia (Koapgi ) Rimond Barkah Sukandi mengakui tahun 2020 merupakan tahun terberat, dalam usaha pengembangan Koperasi, karena selain kondisi usaha yang belum menguntungkan dan muncul pandemi covid-19 yang terus berlangsung sampai saat ini, KOAPGI juga dihadapkan pada pengaruh dari situasi induk perusahan PT. Garuda Indonesia yang mengalami permasalahan finansial, sehingga harus melakukan perampingan karyawan yang Sebagian besar adalah anggota KOAPGI.

Kebijakan PT. Garuda Indonesia melakukan Program Pensiun Dini menimbulkan pergerakan anggota untuk menarik diri dari keanggotaan KOAPGI, sehingga hal ini memperburuk kondisi finansial KOAPGI ketika secara bersamaan lebih dari 500 anggota menarik Dana Simpanan. yang sangat terbatas dan menurunnya Sisa Hasil Usaha. 

Dengan kondisi demikian, kami Pengurus KOAPGI terus berusaha untuk dapat melakukan melayani anggota sebatas kemampuan finansial KOAPGI dan meminta agar anggota bersabar terhadap proses pengembalian Dana Simpanan Anggota.

“Meskipun demikian, kami tetap menghimbau kepada para anggota agar tidak mundur dari keanggotaan, karena KOAPGI juga memiliki anggota para pensiunan dan kami mengajak untuk merapatkan barisan mendukung pengembangan usaha Anggota yang saat ini tengah dirancang oleh KOAPGI,” ujar Rimond dalam sambutannya pada RAT KOAPGI ke XIX tahun buku 2020 yang bertema “Digitalisasi dan Diversifikasi Usaha Koperasi Menuju Kesejahteraan Anggota” yang telah dilaksanakan di Hotel Internasional Bandara Kawasan Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, 29 Juni 2021.

Rimond mencatat,  Laporan Keuangan Tahun 2020 KOAPGI yang telah di audit oleh Kantor Akuntan Publik Kurniawan, Kusmadi & Matheus dengan opini  “Wajar Tanpa Pengecualian” telah membangkitkan semangat KOAPGI untuk menatap masa depan nya.

Lanjut Rimond, KOAPGI telah siap melakukan transformasi digital, menghubungkan seluruh Anggota dengan ekosistem digital untuk meningkatkan ketahanan selama masa pandemi ini. Dengan cara itu pula KOAPGI mampu mensejajarkan diri dengan korporasi melalui skema kerja sama yang saling menguntungkan serta menghargai eksistensi masing masing.

KOAPGI yang selama ini mengandalkan kegiatan usaha Unit Simpan Pinjam (USP) sebagai “primadona” pendapatan Koperasi, maka mulai 2021 telah mengukuhkan komitmen untuk menggerakan roda usahanya di sektor riil dengan menjalin kerja sama yang saling menguntungkan dengan berbagai Koperasi dan atau Korporasi yang kompeten.

“Selain itu tahun 2021, akan kembali melakukan pembinaan usaha dan mengembangkan jiwa kewirausahaan anggota, khususnya para Anggota yang telah mengambil keputusan untuk Pensiun Dini dan tetap menjadi anggota dan KOAPGI akan memfasilitasi aspek permodalan berupa Kredit Modal Kerja yang selama ini jarang dilakukan oleh KOAPGI.

Dalam RAT ini ikut memberikan sambutan secara daring Menteri Koperasi dan UMKM RI dalam hal ini diwakili Bapak Ahmad Zabadi, Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UMKM RI. Sekaligus membuka dengan resmi Rapat Anggota Tahunan Koperasi Awak Pesawat Garuda Indonesia ke XIX Tahun Buku 2020.

Sementara Direktur Utama PT. Garuda Indonesia Tbk Bapak Irfan Setiaputra, diwakili oleh Capt Arya Perwira selaku Direktur Human Capital PT. Garuda Indonesia yang dalam kesempatan sambutannya menerangkan tentang kondisi perusahaan dan berharap Koperasi bisa menjadi salahsatu solusi bagi anggota yang memilih Pensiun Dini untuk dapat melanjutkan kegiatan usahanya melalui Koperasi.

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate