Konsep triple A yaitu attitude, attention, dan action menjadi landasan bagi karyawan Divisi Elektronik Kopmen BMI dalam memberikan layanan berkualitas.
Dalam kompetisi yang semakin ketat, kualitas layanan menjadi kunci utama untuk merebut hati konsumen. Ini disadari oleh Koperasi Konsumen Benteng Muamalah Indonesia (Kopmen BMI) yang berkomitmen untuk menghadirkan layanan prima kepada seluruh konsumen. Untuk itu, manajemen terus mengasah kompetensi dan keahlian sumber daya manusia.
Radius Usman, Direktur Utama Kopmen BMI sekaligus Wakil Direktur Utama Kopsyah BMI mengungkapkan, layanan prima dapat menjadi pembeda untuk memenangkan persaingan. “Kopmen BMI terus mengasah kemampuan SDM yang dimiliki mulai dari tenaga frontliner, marketing, sampai back office untuk memberikan layanan prima kepada konsumen,” ujar Radius.
Saat ini Kopmen BMI mengelola beragam unit usaha seperti toko elektronik, toko bahan bangunan, ritel modern, kafe, dan BMI Point. Seluruh usaha yang dikelola tersebut menyasar anggota maupun masyarakat umum. Sebagai bagian dari Koperasi BMI Group yang memiliki anggota lebih dari 250 ribuan anggota, Kopmen BMI optimis usahanya terus berkembang.
Radius menambahkan, sebagai orang nomor satu di Kopmen BMI ia menanamkan sikap profesionalisme dan implementasi tata kelola yang baik di jajaran manajemen. Inilah yang menjadi salah satu kunci sukses Koperasi BMI Group sehingga menjadi koperasi yang tumbuh berkelanjutan dan dipercaya oleh anggota dan masyarakat.
Pada kesempatan berbeda, Herdi Santosa, Manajer Divisi Elektronik Kopmen BMI mengungkapkan, komitmen layanan prima merupakan upaya untuk memberikan pelayanan maksimal kepada konsumen. “Agar konsumen puas dengan layanan yang kita berikan,” ujar Herdi, pria kelahiran Cirebon ini.
Divisi Elektronik Kopmen BMI menyediakan aneka macem kebutuhan anggota mulai dari peralatan elektronik, ponsel, furniture serta kebutuhan lain seperti sepeda listrik, televisi, kulkas, frezer, kompor gas dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
Layanan prima yang diberikan lahir dari konsep triple A yaitu attitude, attention, dan action. Attitude, yaitu mengedepankan sikap ramah untuk menimbulkan kesan pertama yang baik di hati konsumen atau mitra. Ini ditujukan terutama untuk karyawan di frontliner atau siapapun yang berhubungan dengan pihak luar.
Attention merupakan bentuk kepedulian kepada konsumen atau pelanggan yang berkaitan dengan kebutuhan dan keinginan mereka, serta pemahaman atas saran dan kritik yang diberikan. Intinya, karyawan mesti peka dengan kebutuhan yang diinginkan oleh konsumen dan tidak bersifat denial atas kritik yang diberikan.
Sementara action merupakan kelanjutan dari attention yaitu bentuk nyata dari sikap peduli atas kebutuhan konsumen. Misalnya mengucapkan terima kasih atau menanyakan apakah ada hal lain yang bisa dibantu untuk konsumen.
“Internalisasi konsep triple A terus dilakukan untuk seluruh karyawan Divisi Elektronik agar dapat memberikan layanan prima kepada konsumen,” pungkas Herdi.








