dokter keuangan
pasang iklan media online

Jelang Ramadan, Jokowi Pastikan Stok Beras Aman dan Akan Turun Harga

Presiden Jokowi Pastikan Stok Beras Aman dan Akan Turun Harga
Jelang Ramadan, Presiden Jokowi Pastikan Stok Beras Aman dan Akan Turun Harga/Dok. Tangkapan Layar-Hawa

Peluang News, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, pemerintah akan terus memperkuat antisipasi terhadap stabilitas harga bahan pokok, khususnya beras menjelang bulan puasa atau bulan Ramadan 2024.

Menurutnya, stok beras nasional saat ini tengah berada dalam kondisi yang baik dan tidak ada masalah yang perlu dikhawatirkan.

Alasannya, karena ketersediaan bahan pokok merupakan salah satu prioritas utama pemerintah dan juga merupakan persiapan dalam menjelang bulan puasa dan lebaran.

“Kalau untuk beras, saya kira stoknya tidak ada masalah dan bahan-bahan lainnya nanti secara detail saya lihat di lapangan,” ucap Jokowi di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Senin (4/2/2023).

Selain itu, ia menyatakan, harga beras di beberapa pasar, khususnya di pasar-pasar utama seperti Pasar Induk Cipinang dan Pasar Johar di Karawang telah mengalami penurunan.

Oleh karena itu, ia berharap agar panen raya yang akan segera datang nantinya dapat menurunkan harga beras di seluruh Indonesia.

“Untuk itu, kita harapkan karena panen raya segera mungkin dalam satu bulan ke depan akan terjadi, saya kira harga itu akan turun banyak,” ujarnya.

Walaupun harga gabah di lapangan dilaporkan telah mengalami penurunan, namun mantan Wali Kota Solo ini menekankan mengenai pentingnya penurunan harga yang tak terlalu drastis agar para petani bisa tetap mendapatkan ruang keuntungan.

“Gabah juga saya mendapat informasi di lapangan sudah turun, tetapi turunnya jangan drastis karena para petani juga perlu diberikan ruang keuntungan,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi mengungkapkan bahwa harga beras sudah mulai mengalami penurun dan mulai kembali ke Harga Eceran Tertinggi (HET).

Dari harga beras yang sebelumnya berkisar Rp16.000 per kilogram, kini menjadi sekitar Rp14.000 per kilogram-nya.

Menurut Arief, turunnya harga Gabah Kering Panen (GKP) dan harga beras di pasaran ini diprediksi akan terus terjadi mengingat saat ini tengah memasuki musim panen raya di sejumlah daerah.