
PeluangNews, Jakarta-Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 yang jatuh pada 1 April mendatang, KSP Kopdit Pintu Air menunjukkan kepedulian nyata terhadap dunia literasi.
Koperasi peringkat satu nasional ini menyambangi Pondok Baca Kampung Kabor di Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, NTT, untuk menyerahkan bantuan buku bacaan dan literasi sejarah koperasi, Selasa (24/03/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris I Pengurus KSP Kopdit Pintu Air, Agustinus Nong, mewakili jajaran pengurus, pengawas, dan manajemen.
Paket bantuan berupa majalah dan buku sejarah perjalanan koperasi diterima langsung oleh pengelola komunitas, Yanto de Flores, beserta anak-anak warga belajar.
Agustinus Nong menjelaskan bahwa aksi sosial ini bertujuan untuk memupuk budaya membaca di kalangan generasi muda. Menurutnya, wawasan yang luas adalah modal utama bagi masa depan anak-anak.

“Anak-anak harus dibiasakan membaca. Kami ingin mereka memahami nilai-nilai berkoperasi sejak dini, salah satunya melalui buku sejarah Pintu Air berjudul ‘Mengalir Sampai ke Hati’. Di sana tertuang visi, misi, dan perjalanan pelayanan kami selama tiga dekade,” ujar Agustinus.
Secara terpisah, Ketua Pengurus KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral lembaga terhadap pendidikan generasi penerus.
“Kita punya tanggung jawab untuk generasi di sekolah. Melalui kelompok yang digerakkan oleh orang-orang peduli ini, kita ingin menanamkan kesadaran berkoperasi di ingatan mereka sejak kecil,” ungkap Jano.
Ia optimis bahwa edukasi yang dimulai dari tingkat akar rumput dan wadah belajar mandiri seperti Pondok Baca akan membuahkan hasil di masa depan.
“Koperasi itu banyak, tapi Pintu Air ingin hadir secara personal di hati masyarakat. Dari sekian banyak benih literasi yang kita tanam hari ini, saya yakin akan ada yang kita panen di masa depan,” tambah Jano.
Aksi ini mendapat apresiasi dari pengelola Pondok Baca Kampung Kabor, Yanto de Flores. Ia menyampaikan terima kasih atas kepedulian manajemen pusat KSP Kopdit Pintu Air yang telah memilih wadah mereka sebagai penerima manfaat.
“Ini luar biasa bagi kami. Pondok Baca adalah tempat anak-anak menambah wawasan di luar jam sekolah. Dengan buku-buku ini, mereka tidak hanya membaca pengetahuan umum, tapi juga belajar tentang sejarah koperasi yang berkembang pesat di tanah air,” kata Yanto.
Ia menambahkan bahwa dengan memahami sejarah dan cara pelayanan Pintu Air, diharapkan anak-anak tersebut tumbuh menjadi generasi yang paham akan manfaat berkoperasi bagi kesejahteraan masyarakat.
Donasi buku ini merupakan salah satu dari rangkaian agenda sosial yang dirancang KSP Kopdit Pintu Air dalam menyambut usianya yang ke-31.
Selain fokus pada literasi, pihak koperasi juga merencanakan berbagai kegiatan lain yang menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah tersebut.***








