hayed consulting
hayed consulting
umkm insigh

Jalan Nasional Pascabencana Sumatera Pulih 100 Persen

Juru Bicara (Jubir) Satgas PRR Amran saat Konferensi Pers Pascabencana Alam Sumatera di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (5/10/2026). Foto dok. Kemendagri – PeluangNews

PeluangNews, Jakarta — Pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat memasuki tahap lanjutan. Setelah seluruh jalan dan jembatan nasional di tiga provinsi tersebut dinyatakan pulih 100 persen hingga 5 Oktober 2026, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) kini mengejar penyelesaian infrastruktur daerah dan hunian masyarakat terdampak.

Juru Bicara Satgas PRR Pascabencana Sumatera Amran mengatakan, konektivitas melalui jalan dan jembatan nasional telah kembali sepenuhnya. Namun, pemulihan jaringan jalan dan jembatan daerah masih berlangsung dengan capaian yang berbeda di masing-masing provinsi.

“Untuk infrastruktur jalan nasional dan jembatan nasional itu sudah 100 persen hingga hari ini,” jelas Amran dalam Konferensi Pers Pascabencana Alam Sumatera di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (5/10/2026).

Untuk jalan daerah, progres pemulihan di Aceh telah mencapai 94,20 persen. Sumatera Utara mencatat capaian 98,53 persen, sementara Sumatera Barat masih berada di angka 83,23 persen.

Kondisi serupa terlihat pada pemulihan jembatan daerah. Progres di Sumatera Utara telah mencapai 93,98 persen, sedangkan Aceh 58,93 persen dan Sumatera Barat 59,50 persen.

Amran mengatakan percepatan jembatan daerah terus dilakukan karena keberadaan infrastruktur tersebut berkaitan langsung dengan konektivitas masyarakat di wilayah terdampak.

“Jembatan daerah ini berprogres, dan akan terus diupayakan hingga tuntas secepatnya. Dan juga pembangunan infrastruktur ini, jembatan itu juga didukung oleh TNI Angkatan Darat dan Polri, di mana untuk jembatan Bailey ada beberapa yang sudah progres dilaksanakan,” kata Amran yang merupakan Direktur Kawasan, Perkotaan, dan Batas Negara Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri.

Dukungan TNI Angkatan Darat dan Polri antara lain dilakukan melalui pembangunan jembatan Bailey untuk membantu mempercepat pemulihan akses di sejumlah wilayah terdampak.

Selain infrastruktur konektivitas, kebutuhan hunian menjadi pekerjaan penting dalam tahapan pemulihan. Satgas PRR mencatat pembangunan hunian sementara (huntara) hampir seluruhnya telah rampung.

Dari target 20.803 unit huntara, sebanyak 20.770 unit atau hampir 100 persen telah selesai dibangun.

Sementara itu, pembangunan hunian tetap (huntap) masih berlangsung. Dari target 57.027 unit, baru 2.085 unit yang telah selesai hingga 5 Oktober 2026.

Amran menjelaskan, pembangunan huntap membutuhkan sejumlah tahapan, mulai dari penyiapan lahan hingga pembangunan fisik. Karena itu, proses tersebut terus dikawal agar penyelesaiannya dapat berjalan bertahap dan memberikan kepastian tempat tinggal bagi masyarakat terdampak.

“Capaian ini terus ditingkatkan karena masyarakat membutuhkan kepastian tempat tinggal tentunya, dan kita berharap bahwa ini akan selesai tepat pada waktu yang ditentukan,” ujarnya.

Di tengah proses tersebut, pemulihan sejumlah layanan dasar telah mencapai perkembangan signifikan. Fasilitas kesehatan dan pendidikan telah berfungsi secara fungsional 100 persen.

Dari 1.593 rumah ibadah, sebanyak 1.558 unit telah kembali beroperasi. Sedangkan rehabilitasi dan rekonstruksi terhadap 490 lembaga pendidikan keagamaan masih terus dilakukan.

Listrik, layanan SPBU, serta akses internet di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat juga telah kembali berfungsi 100 persen.

Satgas PRR juga melanjutkan normalisasi sungai dan muara untuk mengurangi potensi risiko bencana lanjutan.

Dengan jalan dan jembatan nasional yang telah pulih sepenuhnya, tahap berikutnya menjadi ujian percepatan pemulihan di tingkat daerah. Penyelesaian jaringan jalan dan jembatan daerah, pembangunan huntap, serta normalisasi sungai dan muara terus dikawal agar rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat dituntaskan sesuai target.

pasang iklan di sini
lpdb.go.id