hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Fokus  

Jalan Menuju Surga: 6 Adab Anak ke Orangtua di Momen Lebaran

Sungkem
Tradisi sungkeman di Hari Raya Idulfitri | Dok. Ist

PeluangNews, Jakarta – Mendekati H-3 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 Masehi, sebagian umat Islam tengah dalam perjalanan mudik ke kampung halaman mereka.

Mudik, tujuan utamanya tentu merayakan Lebaran di kampung bersama keluarga; orangtua dan kerabat.

Mengunjungi kedua orangtua merupakan perbuatan yang sangat mulia dan menjadi bentuk silaturahmi paling utama.

Umat muslim biasanya menjadikan hari raya tersebut sebagai momen untuk mengunjungi kedua orangtua yang sudah tidak tinggal bersama mereka.

Mengunjungi orangtua juga dapat menjadi bentuk bakti kepada keduanya. Islam juga mengajarkan bakti kepada kedua orangtua dapat menjadi jalan menuju surga dan terbukanya “pintu” pertolongan Allah SWT.

Mengunjunginya orangtua dan menjalin silaturahmi dengan mereka menjadi amalan yang sangat dianjurkan.

Mengutip dari Kitab Syarah Riyadhush Shalihin Jilid 2 karya Syaikh Salim, terdapat suatu riwayat yang menjelaskan, bahwa Rasulullah SAW turut menganjurkan seorang anak untuk menjalin hubungan dengan orang tuanya yang musyrik.

“Dari Asma’ binti Abu Bakar r.a., ia bercerita, ibuku yang masih musyrik pada masa Rasulullah SAW pernah datang kepadaku, lalu aku meminta petunjuk kepada Rasulullah SAW, seraya mengatakan, ‘Ibuku datang dengan berharap agar aku bisa berhubungan baik, apakah aku boleh menyambung hubungan dengan beliau?’ Lalu Rasulullah SAW menjawab, ‘Ya, sambunglah hubungan dengan ibumu.'” (Muttafaq ‘alaih).

Dalam Alquran juga diperintahkan untuk berbakti kepada orangtua sebagaimana termaktub dalam surat Al-Isra’ ayat 23, Allah SWT berfirman:

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (QS Al-Isra’: 23).

Saat mengunjungi orangtua, tidak hanya mengucap salam dan mencium tangan mereka. Umat muslim juga perlu memperhatikan beberapa adab yang perlu diperhatikan ketika berkunjung ke kedua orangtua.

Dilansir dari buku Pelajaran Adab Islam 2 karya Ahmad Syukri dkk. ketika berkunjung ke kedua orangtua;

1. Meminta maaf kepada orangtua

Sebagai seorang anak, hendaknya selalu meminta maaf kepada orangtua sebab setiap orang yang berbakti kepada kedua orangtua belum tentu bisa menunaikan seluruh hak mereka.

Perbuatan mulia untuk meminta maaf kepada orangtua juga telah dicontohkan oleh Nabi Yusuf AS sebagaimana disebut dalam Alquran surat Yusuf ayat 97, Allah SWT berfirman:

“Wahai ayah kami, mohonkanlah ampun bagi kami terhadap dosa-dosa kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah (berdosa).” (QS Yusuf: 97).

2. Melayani orangtua yang dikunjungi

Pada saat berkunjung ke kedua orangtua, seorang anak hendaknya mengusahakan untuk melayani beliau. Melayani kedua orang tua dapat diwujudkan dengan cara membantu keperluannya serta menyelesaikan pekerjaan rumah seperti memasak, mencuci piring, dan membersihkan rumah.

Jangan sampai ketika berkunjung malah hanya disibukkan mengurus anak-anak sehingga lupa melayani kedua orangtua.

3. Bercengkerama dengan sopan

Bercengkerama dengan sopan artinya membicarakan hal-hal baik, tidak mendahului ucapan mereka, dan tidak meninggikan suara pada saat berbicara kedua orangtua. Hal ini dicontohkan oleh adab para sahabat Nabi kepada Rasulullah SAW yang termaktub dalam hadits:

“Jika pada sahabat berbicara dengan Rasulullah SAW, mereka merendahkan suara mereka dan tidak memandang tajam sebagai bentuk pengagungan terhadap Rasulullah.” (HR Bukhari).

4. Tidak memberatkan orangtua

Saat mengunjungi orangtua untuk melepas rindu, usahakan tidak memperberat pekerjaan orangtua. Hal ini dapat dilakukan dengan upaya seperti membawa oleh-oleh makanan kepada mereka sehingga orangtua tidak repot memasak. Selain itu, ketika mengunjungi orangtua juga harus membantu dan melayani beliau.

5. Mendoakan kedua orangtua

Seorang anak hendaknya selalu mendoakan orangtuanya sebagaimana yang telah diajarkan oleh Allah SWT melalui Alquran. Besar jasa kedua orangtua kepada anaknya tentu tidak dapat diukur dengan materi.

Oleh sebab itu, salah satu cara yang dapat dilakukan anak kepada kedua orangtuanya, yaitu dengan mendoakan mereka. Tak terkecuali pada saat berkunjung ke kedua orangtua juga tidak boleh lupa mendoakannya.

6. Meminta doa kepada kedua orangtua

Doa orangtua kepada anaknya merupakan salah satu doa yang mustajab. Ketika berkunjung ke rumah orangtua, hendaknya kita turut minta didoakan kebaikan kepada kedua orangtua.

Mustajabnya doa orangtua turut disebutkan dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda:

“Tiga doa mustajab yang tidak diragukan lagi, yaitu doa orangtua kepada anaknya, doa orang yang bepergian (safar), dan doa orang yang terzalimi.” (HR Abu Dawud).

Demikian enam adab anak saat berkunjung ke kedua orangtua yang harus dilakukan khususnya di momen Hari Raya Idulfitri1447. Semoga bermanfaat! []

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate