hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Jaga Kualitas, Pemerintah Larang Kecambah Sawit Dijual Secara Online

Peluangnews, Jakarta – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, melarang penjualan kecambah sawit secara bebas dengan menggunakan e-commerce atau online. Sebab dapat merugikan petani karena benih yang dihasilkan berkualitas buah yang jelek sehingga memiliki daya jual yang rendah.

Demikian ditegaskan Direktur Perbenihan Perkebunan, Ditjen Perkebunan, Gunawan, Selasa (27/6/2023). Semua penjualan kecambah sawit diatur oleh Kementerian Pertanian. Bahkan, satu benih yang sudah siap tanam diberikan sertifikat khusus yang dikeluarkan langsung oleh pemerintah (Kementan).

“Saat persetujuan peredaran benih (sawit) itu sudah jelas peruntukannya di mana, di lahan mana, diperuntukan untuk rehabilitasi atau replanting di mana dengan aturan itu peredaran kecambah tidak diperkenankan dijual bebas terutama secara online,” ujar Gunawan.

Untuk menekan penjualan kecambah sawit yang telah dijual secara online, lanjutnya, saat ini juga berupaya mendorong agar para penangkar benih sawit yang telah mendapatkan izin dari Kementerian Pertanian ikut masuk lewat e-Commerce.

“Harus ada ijin usaha perbenihan dari Kementerian pertanian, baru gabung masuk ke asosiasi dan baru dapat hak akses kecambah, itu pun harus ikut uji kompetensi, untuk mengantisipasi kecambah yang kualitas jelek,” bebernya.

Saat ini, terdapat 19 produsen benih kecambah yang menghasilkan 70 varietas benih unggul. Selain itu, juga terdapat 216 produsen benih pembesaran yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mempermudah program peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

“Peran benih unggul bermutu bersertifikat dan berlabel sangat penting, karena dapat mempengaruhi produksi usaha perkebunan,” ucapnya.

Ditjen Perkebunan kini telah meluncurkan aplikasi Bank Benih Perkebunan (BabeBUN) untuk menjalankan program PSR. Dengan adanya aplikasi tersebut, maka koperasi bisa melihat atau mencari sumber benih yang terdekat dari lokasi dilaksanakannya PSR.

“Karena dengan BabeBUN ini bisa menjadi penghubung antara koperasi tani dengan penangkar dan produsen benih,” ucapnya. (Aji)

Baca Juga: Tingkatkan Nilai Tambah Produk, Pemerintah Komitmen Dukung Program Peremajaan Sawit Rakyat

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate