hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

ISNU Jatim Dampingi 85 Ribu UMKM Sertifikasi Halal

ISNU Jatim Dampingi 85 Ribu UMKM Sertifikasi Halal
ISNU Jatim Dampingi 85 Ribu UMKM Sertifikasi Halal/dok.Isnu

PeluangNews, Blitar – Lembaga Solusi Halal Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (LSH PW ISNU) Jawa Timur terus memperkuat peran strategisnya dalam mendorong daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pendampingan sertifikasi halal.

Dewan Pengawas LSH PW ISNU Jatim, Siti Nur Husnul Yusmiati, mengatakan lembaganya melibatkan 560 sarjana NU yang tergabung dalam LSH ISNU Jatim untuk mendampingi proses sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di berbagai daerah.

“Alhamdulillah, kami telah mendampingi ribuan pelaku UMKM di Jawa Timur agar produknya memiliki sertifikat halal, sehingga nilai jual dan kepercayaan pasar meningkat,” ungkap Siti Nur Husnul, dalam keterangan persnya, Ahad (8/2/2026)

Ia menjelaskan, LSH ISNU Jatim berdiri sejak 2021 dan hingga 2025 telah mendampingi sekitar 85.000 pelaku UMKM di seluruh Jawa Timur. Pendampingan tidak hanya berfokus pada aspek administrasi sertifikasi, tetapi juga edukasi berkelanjutan mengenai pentingnya standar halal bagi keberlanjutan usaha.

Baca Juga: Maybank Syariah Dorong UMKM Jakarta Naik Kelas Melalui Sertifikasi Halal 500 Pelaku Usaha

Upaya edukasi tersebut dilakukan secara masif, salah satunya melalui Festival NUConomic 2026 yang digelar di kawasan wisata Kampung Coklat, Kabupaten Blitar, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama.

Menurut Siti, kegiatan edukatif ini menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi warga, khususnya kalangan Nahdliyin. Sertifikasi halal dinilai sebagai instrumen strategis untuk membuka akses pasar yang lebih luas, baik nasional maupun global.

“Kami berkomitmen berkontribusi dalam pengembangan dan kemajuan UMKM warga Nahdliyin melalui sertifikasi halal. Ini sejalan dengan program penguatan ekonomi yang diusung PWNU Jawa Timur,” katanya.

Festival NUConomic 2026, lanjut dia, juga menghadirkan beragam kegiatan produktif, mulai dari pameran produk pertanian, kehutanan, dan kelautan, pendampingan UMKM, business coaching, talkshow, hingga kompetisi bagi generasi Z. Model kegiatan ini dinilai efektif karena edukasi ekonomi dapat langsung menjangkau masyarakat luas.

“Festival ini menjadi platform strategis untuk memperkuat jejaring bisnis antarpelaku usaha warga NU sekaligus memperkenalkan produk-produk unggulan bersertifikat halal. Harapannya, ini mampu mengangkat harkat dan martabat warga Nahdliyin Jawa Timur,” ujar Siti.

Festival NUConomic 2026 merupakan salah satu agenda utama dalam rangkaian Harlah Satu Abad NU yang diselenggarakan PWNU Jawa Timur. Selain pameran ekonomi, peringatan tersebut juga diisi dengan ziarah muassis dan muharrik NU se-Jatim, Hadrah Lailatul Ishari di Masjid Kemayoran Surabaya, serta pameran lukisan nasional di Galeri Dewan Kesenian Surabaya (DKS). (Aji)

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate