
PeluangNews, Jakarta-Industri fashion menunjukkan peran lebih luas dari sekadar menghasilkan karya kreatif. Melalui kampanye Shop with Impact, Indonesian Fashion Designer Council (IFDC) bersama sejumlah mitra berhasil menggalang donasi Rp208,75 juta untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Donasi sebesar Rp208.752.900 tersebut dihimpun melalui penjualan karya desainer dalam program DRAFT IFDC Pop-Up Store Installation yang berlangsung pada 2–30 September 2026 di Lower Ground, Senayan City, Jakarta. Dana tersebut disalurkan melalui YCAB Foundation untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Penyerahan donasi secara resmi dilakukan dalam pertemuan bersama awak media di MeraDelima Restaurant, Jakarta, Selasa (20/10/2026). Acara tersebut dihadiri Founder dan CEO YCAB Foundation Veronica Colondam serta perwakilan IFDC, yakni Sjamsidar Isa, Sebastian Gunawan, Liliana Lim, dan Wilsen Willim.
Program ini melibatkan 22 desainer IFDC yang menginterpretasikan kemeja putih melalui karakter dan pendekatan desain masing-masing. Dengan mengeksplorasi siluet, konstruksi, detail, hingga ciri khas personal, para desainer mengubah busana sederhana menjadi karya kreatif yang memiliki nilai sosial.
Material kemeja dalam program tersebut didukung oleh Cotton USA. Karya-karya yang dihasilkan kemudian ditawarkan kepada publik melalui DRAFT IFDC Pop-Up Store, dengan hasil penjualan dialokasikan untuk donasi bagi masyarakat terdampak bencana di Flores melalui YCAB Foundation.
Kampanye Shop with Impact mengusung konsep bahwa aktivitas belanja dapat menjadi bagian dari kontribusi sosial. Konsumen tidak hanya memperoleh produk fashion, tetapi juga ikut mendukung upaya pemulihan masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Bagi IFDC, penyerahan donasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat industri fashion di luar nilai estetika dan komersial. Kreativitas desainer dipadukan dengan kolaborasi lintas sektor untuk menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Kolaborasi ini turut melibatkan Cotton USA sebagai pendukung material, Senayan City sebagai ruang untuk mempertemukan karya desainer dengan konsumen, serta YCAB Foundation sebagai mitra penyaluran bantuan.
Melalui inisiatif tersebut, IFDC memperlihatkan potensi industri kreatif dalam mendukung aksi kemanusiaan. Karya fashion tidak hanya menjadi medium ekspresi dan inovasi, tetapi juga dapat menggerakkan partisipasi publik serta menghubungkan aktivitas ekonomi dengan kepedulian sosial.








