
Peluang News, Jakarta – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasyid mengatakan, Hotel Nusantara yang dibangun oleh Agung Sedayu Group (ASG) di Ibu Kota Nusantara (IKN) siap digunakan pada 17 Agustus 2024.
“Memang sekarang ini contoh Pak Aguan dan teman-teman di sana bersama-sama untuk membangun Hotel Nusantara sebagai awalnya. Nanti pada 17 Agustus hotelnya sudah siap untuk digunakan,” kata Arsjad Rasyid di Jakarta, Senin (15/7/2024).
Dia menuturkan bahwa sarana lainnya seperti rumah sakit dan ritel sudah dimulai pembangunannya di IKN.
Hotel Nusantara, lanjutnya, dibangun di atas lahan seluas 20.164 meter persegi dengan tinggi bangunan mencapai 43,10 meter.
Bangunan hotel yang terdiri dari sembilan lantai akan memiliki kamar 191 unit dengan enam tipe kamar.
Masing-masing tipe kamar adalah Premier Twin sebanyak 61 unit, Premier King sebanyak 102 unit, Junior Suite sebanyak 14 unit, Executive Suite sebanyak 12 unit, Disable Room sebanyak 1 unit, dan President Suite sebanyak 1 unit.
Pembangunan hotel ini merupakan hasil investasi konsorsium yang diinisiasi oleh Agung Sedayu Group (ASG) yang terdiri dari sembilan perusahaan swasta dalam negeri senilai Rp20 triliun.
Pembangunan ibukota Nusantara mengusung konsep smart and forest city, yaitu kota pintar yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan berbasis teknologi.
Konsep ini ditujukan untuk menjawab tantangan dan permasalahan yang akan dihadapi ibukota Nusantara di masa depan, serta untuk menunjang kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Sebelum ini, Bandara Naratetama prasarana penunjang IKN yang dibangun di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur sudah bisa didarati pesawat berbadan kecil atau sempit (narrow body).
“Kami optimistis pada 1 Agustus 2024, bandara itu sudah bisa didarati pesawat narrow body,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, di Penajam, Sabtu (22/6/2024).
Menhub menuturkan, landasan pacu Bandar Udara Naratetama yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memasuki tahap pengerjaan aspal lapisan pertama.
Panjang landasan pacu bandara 3.500 meter, ditargetkan pengerjaan landasan pacu itu mencapai 2.200 meter sampai Juli 2024 dan Desember 2024 pengerjaan selesai 100%.
Optimisme Menhub Budi Karya Sumadi disampaikannya saat peninjauan pembangunan Bandar Udara Naratetama di wilayah Kelurahan Pantai Lango dan Kelurahan Gersik, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Menteri Budi menjelaskan, bandara tersebut juga bisa didarati pesawat berbadan besar atau lebar, seiring dengan penambahan lapisan aspal yang akan dilakukan pada tahap berikutnya. []








