Peluangnews, Jakarta – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Koperasi Kredit (Kopdit) Pintu Air Rotat Indonesia bekerja sama dengan Perusahaan PT Cargill Cacoa dan Chocalate untuk membimbing dan memberikan pelatihan kepada para petani anggota Pintu Air untuk menjadi petani modern untuk menghasilkan kakao yang berkualitas.
“Tugas Kopdit Pintu Air adalah menyiapkan modal dengan memberikan pinjaman kepada petani anggota pintu air untuk usaha petani kakao,” kata Wakil Ketua 2 KSP Kopdit Pintu Air, Robertus Belarminus, Kamis (29/6/2023).
Belarminus menjelaskan, kedepan Pintu Air akan bekerja sama dengan Perusahaan Cargill untuk mengupayakan para petani kakao yang sudah bergabung bersama pintu air menjadi petani bersertifikasi.
Menurutnya dengan mendapatkan sertifikasi dari perusahaan Cargill para petani akan mendapatkan bonus dari setiap penjualan kakao dengan harga pasar yang lebih tinggi.
“Dengan harga pasar yang tinggi tentu sangat membantu para petani dalam meningkatkan perekonomiannya”, tutur Belarminus.
Sementara itu, Manager PT.Cargill Cacoa dan Chocalate Samuel Erikson Silalahi menyebut, PT. Cargill Cocoa & Chocolate merupakan perusahaan pengolah biji kakao yang telah hadir selama lebih dari 20 tahun di Indonesia.
Sejak tahun 2014, Cargill memiliki unit pengolahan biji kakao menjadi produk cocoa butter, cocoa powder dan cocoa liguor berkualitas premium di Indonesia.
Terkait kebutuhan biji kakao untuk industri dan pemenuhan kebutuhan pasar terhadap produk coklat, Cargill berkomitmen untuk melaksanakan program kakao berkelanjutan di lima negara, termasuk Indonesia melalui program Cargil Cocoa Promise (CCP).
“Program Cargill Cocoa Promise telah hadir di Indonesia sejak tahun 2012,” ujar Samuel Erikson.
Lanjut dia, PT. Cargill bersama dengan mitra implementasi kegiatan, salah satunya Koltiva, telah bekerjasama dengan 35.000 petani dalam meningkatkan produksi dan kualitas biji kakao melalui pelatihan pertanian kakao yang baik
Selain itu, Cargill juga membantu menyediakan akses pasar yang terbuka dan transparan sehingga petani dapat menikmati hasil kebunnya melalui perdagangan secara adil.
“Program Cargill Cocoa Promise telah berjalan di Kabupaten Flores Timur sejak tahun 2018 dan hingga saat ini telah menjangkau sekitar 2.000 petani yang terlibat dan menerima manfaat dari program Cargill Cocoa Prosnise,” jelas Samuel.
Dia menjelaskan, pihaknya memilih KSP Kopdit Pintu Air kerena anggota Kopdit Pintu Air yang terdiri dari nelayan, tani, ternak dan buruh yang didominasi oleh petani. (alb)





