hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Harga Tembaga dan Emas Kompak Turun, Pemerintah Sesuaikan Patokan Ekspor Awal April 2026

Harga Emas Antam Turun Rp100 Ribu, Jumat Ini Buyback Turun ke Rp2,57 Juta per Gram
Ilustrasi emas. dok.peluangnews-ai

PeluangNews, Jakarta-Pemerintah menurunkan Harga Patokan Ekspor (HPE) konsentrat tembaga dan harga referensi emas untuk periode pertama April 2026, seiring koreksi harga komoditas tambang di pasar global.

Kementerian Perdagangan menetapkan HPE konsentrat tembaga (Cu ≥15 persen) sebesar USD 6.497,50 per Wet Metric Ton (WMT), turun 4,35 persen dibandingkan periode kedua Maret 2026 yang mencapai USD 6.792,97 per WMT.

Penurunan juga terjadi pada komoditas emas. HPE emas turun dari USD 165.118,45 per kilogram menjadi USD 157.267,62 per kilogram. Sementara Harga Referensi (HR) emas ikut melemah dari USD 5.135,76 per troy ounce menjadi USD 4.891,57 per troy ounce.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Tommy Andana, mengatakan penurunan tersebut dipengaruhi koreksi harga mineral penyusun tembaga di pasar global.

“Penurunan nilai HPE konsentrat tembaga pada periode ini dipicu oleh koreksi harga mineral penyusun tembaga di pasar global. Harga mineral tersebut menjadi rujukan dalam penghitungan HPE konsentrat tembaga periode pertama April 2026,” ujar Tommy.

Ia menjelaskan, selama periode pengumpulan data, harga sejumlah komoditas tambang memang mengalami penurunan. Harga tembaga tercatat turun 3,53 persen, emas turun 4,75 persen, dan perak melemah hingga 7,68 persen.

“Penurunan HPE dan HR emas terjadi akibat adanya koreksi pasar setelah tren kenaikan di periode sebelumnya, seiring dengan penyesuaian di pasar keuangan global,” kata Tommy.

Penetapan HPE dan HR tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 559 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar, yang berlaku untuk periode 1–14 April 2026.

Tommy menambahkan, penetapan harga dilakukan berdasarkan masukan teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan mengacu pada harga pasar internasional.

Harga tembaga merujuk pada London Metal Exchange (LME), sedangkan harga emas dan perak mengacu pada London Bullion Market Association (LBMA).

“Penetapan HPE dan HR dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kemendag, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian,” ujar Tommy.

Penyesuaian ini menunjukkan dinamika harga komoditas tambang global yang terus memengaruhi kebijakan ekspor nasional, sekaligus menjadi indikator pergerakan pasar logam dunia di awal April 2026.

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate