hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Harga Kopi Anjlok, RAT Kopsyah Padamukti Tersendat

BANDUNG-—Pandemi Covid-19 memberikan dampak pada Koperasi Syariah Padamukti. Kabupaten Bandung Barat.  Harga Gabah kopi anjlok  dari Rp28 ribu hingga Rp21 ribu menjadi Rp17.000 per kilogram.

Padahal menurut Deni Sopari,  ketua koperasi produsen yang menaungi 201 petani kopi di Burangrang Selatan (Bursel) ini perkembangan koperasi selama 2019 lancar. Pada tahun lalu produksi kopinya mencapai 60 ton gabah kering.

Sekalipun jumlah ini turun dibandingkan 2018 di mana Kopsyah Padamukti mampu menghasilkan 90 ton gabah. Kopi Bursel ini tidak hanya diminati pencinta kopi dalam negeri, tetapi juga mancanegara, seperti  Belgia, Jerman, Kuwait, Korea Selatan, Maroko dan sejumlah negara lainnya.. Bahkan Kopi Bursel ini sempat tampil dalam sebuah pameran kopi internasional di Berlin, Juni 2019 lalu

“Sayangnya, kami belum bisa ekspor langsung,” ujar Deni kepada Peluang melalui WhatsApp, Sabtu (11/7/20).

Aibat anjloknya harga kopi ini Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kopsyah Padamukti menjadi tersendat. Namun Kopsyah ini tetap berjalan terus.

Deni sendiri sudah menjadi petani kopi sejak 2009,  berkat dukungan Perhutani. Perum nasional ini memberikan kesempatan kepada ratusan petani   menamam kopi di kaki gunung Burangrang dan langsung dikelola Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

“Perhatian dari pemerintah menurut Deni sudah ada berupa bimbingan teknis menejerial koperasi,” kata Deni.

Ke depan, Deni berharap agar harga kopi kembali stabil. “Saya juga ingin koperasi ini dilanjutkan kaum milenial,” tutup dia.

Lokasi lahan kopi ini tepatnya Desa Cipada Kecamatan Cikalongwetani di atas lahan 183 hektare. Lahannya bersebelahan dengan kawasan wisata alam yang bernama Bukit Senyum (Irvan Sjafari).

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate