dokter keuangan
dokter keuangan
octa vaganza

Golongan Listrik Bakal Disederhanakan

PENGGOLONGAN pelanggan listrik rumah tangga nonsubsidi bakal disederhanakan. Rencananya, golongan 900 VA nonsubsidi akan didorong menjadi 1.300 VA, lalu yang 1.300 VA, 2.200 VA, 3.300 VA bakal ditiadakan, selanjutnya dinaikkan jadi 4.400 VA. Golongan 5.500 VA akan menjadi 13.200 VA. Sedangkan golongan di atas 13.200 VA akan loss stroom.

Pemerintah memastikan, perubahan ini tidak akan menyebabkan perubahan tarif listrik. “Seluruh golongan pelanggan rumah tangga masih akan tetap mendapatkan harga tarif listrik sesuai dengan harga saat ini,” kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana.

Juga disebut, kebijakan ini masih dalam proses pengkajian oleh pemerintah dan PLN. Masih akan ada `focus group discussion` (FGD), `public hearing` yang terbuka bagi masyarakat “Untuk memastikan bahwa kebijakan ini mendapat dukungan dari masyarakat untuk dilaksanakan,” ujar Dadan. Pemerintah juga akan melakukan “polling” untuk menjaring pendapat masyarakat.

Secara teknis, semua biaya penggantian MCB akan ditanggung PLN. Dadan membantah kebijakan itu merupakan upaya terselubung pemerintah bersama PLN untuk menaikkan tarif listrik, sehingga memicu penolakan luas dari masyarakat.

Seakan berpihak pada kepentingan masyarakat banyak, Dadan juga menyebut, rata-rata UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) adalah pelanggan 1.300 VA hingga 3.300 VA. Dengan kenaikan daya, tanpa tambahan biaya dan tanpa kenaikan tarif per kWh, maka UMKM dapat berkembang. Mereka bisa memperoleh daya listrik yang lebih besar tanpa mengeluarkan biaya tambahan.

Meski dengan iming-iming tarif tak berubah, rencana menaikkan daya minimal 4.400 VA menyulut penentangan, petisi, bahkan kemarahan.

Rencana pemerintah menghapus golongan pelanggan listrik 900 VA, 1300 VA, dan 2200 VA, menjadi tinggal golongan 4400 VA dan 13.200 VA, mendapat kritik keras dari mana-mana. “Saya menyebut rencana penghapusan golongan 900 VA hingga 2.200 VA itu sebagai bentuk kenaikan tarif terselubung bagi sebagian besar pelanggan golongan rumah tangga,” ujar Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon

Fadli menjelaskan, 56 juta di antara sekitar 66 juta pelanggan PLN adalah pelanggan rumah tangga. Dari jumlah itu, hampir separuhnya atau 23 juta di antaranya, adalah pelanggan 900 VA. “Rencana menaikan tarif yang sangat tidak transparan dan cenderung jahat,” tegas Rakyat pengguna listrik 900 VA sudah susah oleh kenaikan tarif listrik hingga 123 persen pada semester pertama tahun 2017.

“Sebaiknya PLN tak membiasakan diri membebankan salah urus dan inefisiensi perusahaan ke pundak konsumen. Mereka seharusnya fokus memperbaiki manajemen internal,” sindirnya. Menteri ESDM dan Menteri BUMN seharusnya menjadi pengawas dan pemandu PLN, bukan melegitimasi rencana destruktif tersebut.●