hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Gojek Ungkap Tiga Tren Bisnis Masa Ramadan

JAKARTA—Pada minggu kedua Ramadan 2021, Gojek menggelar  sebuah inisiatif dengan tujuan mendukung pertumbuhan UMKM yang bernama Akademi Mitra Usaha (KAMUS).

Selain mendapatkan pelatihan dari para ahli di bidang mereka masing-masing, Gojek  juga membuat e-book insight bisnis Ramadan berdasarkan data tahun lalu mereka.

Wadah edukasi dari Gojek yang menaungi beragam komunitas ini ditujukan untuk pelaku usaha dari berbagai kalangan, dari yang baru memulai bisnis hingga yang ingin naik kelas dan mengeluarkan inovasi baru.

VP Merchant Marketing Gojek Bayu Ramadhan mengungkapkan berdasarkan data Gojek Ramadan tahun lalu terdapat tiga bisnis yang berkilau, yang dapat jadi acuan pelaku usaha pada Ramadan tahun ini.

Pertama, masyarakat sangat mengandalkan pemesanan makanan daring, terjadi pertumbuhan permintaan pesan-antar kuliner sejak minggu kedua Ramadan sampai akhir bulan.  

“Hal ini menunjukkan, masyarakat sangat mengandalkan layanan pesan antar daring guna memenuhi kebutuhan mereka selama Ramadhan,” jelas Bayu. 

Kedua,  hijab menjadi barang ritel yang paling dicari konsumen  selama Ramadan. Bayu mengatakan, data Gojek menunjukkan peningkatan transaksi hijab di bulan Ramadan tahun lalu. 

“Bila dibandingkan sebelum Ramadan, peningkatan penjualan hijab mengalami peningkatan hingga lebih dari 125 persen,” ujar Bayu dalam keterangannya, Senin (26/4/21).

Ketiga, penjualan produk dengan paket hampers (dalam keranjang) berguna meningkatkan pendapatan pelaku usaha di bidang jasa. Selama pandemi, pemilik usaha jasa turut menjual produk-produk yang mereka gunakan langsung ke pelanggan. 

Dia mengatakan, hal tersebut terlihat pada peningkatan tren pembelian produk kecantikan dari salon, serta obat dan multivitamin penunjang kesehatan.

Pada masa Ramadan, pelaku usaha dapat menggabungkan produk jasanya menjadi hampers dengan harga sesuai target pasar.

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate