Gerak bisnis KOAPGI bakal makin variatif dan lincah dengan munculnya anak usaha Koperasi, PT Avialine Transport Indonesia (PT AVI) yang bergerak di sektor transportasi khususnya rental kendaraan niaga.
Selama ini usaha koperasi karyawan sering diidentikan hanya simpan pinjam. Memang tak sepenuhnya keliru karena faktanya masih banyak kopkar yang hanya berkutat di sektor itu. Keterbatasan modal dan aturan jadi kendala bagi mereka yang ingin mengembangkan usaha di luar simpan pinjam.
Koperasi Awak Pesawat Garuda Indonesia (KOAPGI) sebagai salah satu Koperasi Serba Usaha yang ada di lingkungan PT. Garuda Indonesia bertekad menghapus stigma tersebut dengan memperkuat kelembagaan sesuai peraturan perundangan perkoperasian. Rimond Barkah Sukandi, Ketua Umum KOAPGI pada RAT Tahun Buku 2019 yang untuk pertama kalinya dilakukan secara Online mengungkapkan RAT telah menyetujui KOAPGI mengembangkan usaha dalam rangka proses recovery organisasi dan meningkatkan kembali pendapatan usaha untuk kesejahteraan anggota.
“Edukasi dan Informasi” kepada anggota perlu kami tingkatkan agar anggota peduli dan berkontribusi serta memahami usaha KOAPGI yang tidak melulu simpan pinjam tapi harus menggenjot usaha sektor riil” ujar Rimond.
Pengembangan usaha yang telah dilakukan antara lain sewa kendaraan niaga melalui PT AVI yang saat ini melayani kebutuhan anak usaha Garuda dan perusahaan luar khususnya Logistik. Perlu diketahui bahwa pendirian usaha tersebut merupakan usaha kolaborasi yang digagas KOAPGI di dalam Koperasi Sekunder Garuda Indonesia yang sampai saat ini masih belum terbentuk.
Secara historis pendirian PT AVI merupakan kolaborasi usaha antara Koperasi Andalan Penerbang Garuda Indonesia (KOPAPG) dan Koperasi Karyawan GMF Aero Asia (KOPKARGMF) yang selanjutnya akan menjadi pemilik usaha tersebut secara bersama. Kerja sama antar koperasi ini diharapkan dapat lebih leluasa unjuk gigi baik di internal maupun eksternal.
Rimond menambahkan, KOAPGI istilahnya tidak hanya berburu hewan di kebun binatang, tetapi berjuang di angkasa luas. Artinya tidak hanya menangani usaha di seputar bisnis turunan Garuda saja tetapi juga usaha lain di luar Garuda. “Kami terus berupaya memperluas jaringan usaha dan memberdayakan para Purnabakti PT. Garuda Indonesia yang masih memiliki semangat dan potensi usaha dalam rangka peningkatan kinerja Koperasi”
Selama ini usaha KOAPGI selain mengelola Simpan Pinjam Anggota, Mini Market, Kantin, Café yang berada di lingkungan kantor Garuda, juga mengelola usaha konveksi dan sewa kamar Villa Casa d Apple di kota Bandung, namun skala usahanya masih terbatas sehingga dianggap kurang nendang. Oleh karenanya Keputusan RAT Online di saat pandemic Covid 19 pada tanggal 25 Juni 2020 menjadi momentum KOAPGI untuk terbang lebih tinggi lagi. (Kur)








