Kegiatan yang diikuti oleh 8 Manajer dan 20 Pimpinan Cabang ini bertujuan untuk mengasah aspek manajerial dan kepemimpinan.
Untuk menghadirkan layanan prima kepada anggota, setiap koperasi membutuhkan dukungan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Hal ini bisa diperoleh melalui pelatihan maupun ujian sertifikasi seperti yang dilakukan KSPPS BMT Assyafiiyah Berkah Nasional (BMT ABN) dengan menyelenggarakan Upgrade dan RCC Sertifikasi Kompetensi bagi Manajer dan Pimpinan Cabang.
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Pengurus BMT ABN Supadin di Aula Assyafiiyah Hotel Kotagajah Lampung Tengah Lampung, awal Juli 2021. “Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, kinerja dan memenuhi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI),” ujar Supadin.
Kegiatan yang diikuti 8 Manajer dan 20 Pimpinan Cabang ini diawali upgrade dengan pelatihan oleh LDP Sejahtera Mandiri sebagai penyelarasan atas beberapa unit kompetensi yang berubah sesuai dengan amanah UU Nomor 193 Tahun 2017.
Selanjutnya dilakukan Uji Kompetensi yang langsung dilakukan oleh LSP KJK. Untuk meraih sertifikasi, peserta mengikuti ujian tertulis dan wawancara, termasuk melakukan demonstrasi (role play).
Supadin menambahkan, upgrade diri sangatlah dibutuhkan untuk menghadapi persaingan dan tentunya untuk mewujudkan pelayanan yang berkualitas dan terpercaya. “Kami berharap pimpinan cabang dan manajer memiliki kompetensi sesuai standar,” ujar Supadin.
Qurban
Pada Hari Raya Idul Adha 1422 H lalu, BMT ABN memotong sebanyak 8 ekor sapi dan 28 kambing yang merupakan hewan qurban dari pengurus, pengawas dan karyawan. Selain itu, masih ada tambahan qurban dari simpanan Ceria Qurban dari sejumlah anggota yang tersebar di 46 kantor cabang.
Penyembelihan dilakukan di 36 titik di beberapa wilayah kantor cabang BMT ABN. Seperti pada salah satu titik penyembelihan proses Qurban yang dilakukan di desa Purwokerto Kecamatan Kotagajah, secara simbolis penyerahan hewan qurban diserahkan dan disaksikan langsung oleh Sekretaris BMT ABN Sugiyono.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah hewan qurban setiap tahunnya, yang sejalan dengan animo anggota dan masyarakat yang mempercayakan hewan qurban kepada kami, baik langsung maupun melalui produk kami simpanan Ceria Qurban,” ungkap Sugiyono.
Agenda Qurban tahunan ini telah menjadi budaya di lingkungan BMT ABN, sebagai bentuk syukur dan ladang amal bagi seluruh Pengurus, Pengawas, karyawan dan anggota. “Melalui kegiatan ini semoga mampu memberikan manfaat bagi penerimanya, jadi bisa sesuai dengan tujuan Qurban,” ujar Anik Idawati, Bendahara BMT ABN.





