hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Festival Kopdes Merah Putih 2026, Menkop: UMKM Jangan Jalan Sendiri

Festival Kopdes Merah Putih 2026 yang digelar di Pendopo Purworejo, Sabtu (14/2), menjadi panggung penguatan ekosistem koperasi sekaligus ajang mempertemukan produsen lokal dengan pembeli.
Festival Kopdes Merah Putih 2026 yang digelar di Pendopo Purworejo, Sabtu (14/2), menjadi panggung penguatan ekosistem koperasi sekaligus ajang mempertemukan produsen lokal dengan pembeli.

PeluangNews, Purworejo – Pemerintah mulai serius menggerakkan kembali ekonomi berbasis koperasi. Festival Kopdes Merah Putih 2026 yang digelar di Pendopo Purworejo, Sabtu (14/2), menjadi panggung penguatan ekosistem koperasi sekaligus ajang mempertemukan produsen lokal dengan pembeli.

Kegiatan bertajuk Operationalising Cooperative Ecosystem “Connecting Offtakers and Markets” ini mendapat apresiasi langsung dari Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Ia menilai inisiatif Pemerintah Kabupaten Purworejo tersebut sebagai langkah konkret membangun ekonomi kerakyatan yang lebih terstruktur.

“Connecting offtakers and markets ini bukan acara main-main karena langsung menghubungkan produsen dan pembeli,” ujar Ferry dalam sambutannya.

Menurutnya, banyak pelaku usaha kecil dan menengah masih berjalan sendiri sebagai usaha perorangan. Kondisi itu membuat mereka rentan kalah bersaing, terutama dalam akses permodalan dan pasar. Karena itu, ia mendorong para pelaku UMKM untuk bergabung dalam wadah koperasi.

“Sekarang pelaku UMKM kita dorong membentuk badan usaha yang cocok seperti koperasi. Kalau sudah punya koperasi, tinggal kita bantu permodalan. Kami ada LPDB yang siap mendampingi, mengkurasi, menginkubasi, dan membiayai koperasi,” tegasnya.

Festival ini juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah menggulirkan program 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di seluruh Indonesia.

Pemerintah menargetkan sekitar 30 ribu unit sudah beroperasi pada April 2026, disusul gelombang kedua hingga September, dan rampung secara nasional pada akhir tahun.

“Nanti pada Mei sampai September akan ada gelombang kedua. Insyaallah Desember semuanya selesai,” kata Ferry.

Ia mengakui, koperasi sempat terpinggirkan sejak perubahan kebijakan ekonomi di akhir 1990-an yang lebih condong ke sistem pasar bebas. Dampaknya, pelaku ekonomi kecil tersisih oleh korporasi besar. Kini, koperasi diminta kembali mengejar ketertinggalan.

“Itulah sebabnya Presiden Prabowo memberi amanah bahwa koperasi harus mengejar ketertinggalan dari BUMN dan swasta. Koperasi harus bergerak cepat,” ujarnya.

Ferry menekankan bahwa Kopdes Merah Putih bukan sekadar simbol, melainkan unit usaha yang wajib menghasilkan keuntungan. Pengelolaannya harus profesional agar anggota benar-benar merasakan manfaat.

“Masyarakat desa juga harus jadi pelaku ekonomi, bukan hanya objek. Ini tugas kita bersama agar koperasi kembali menjadi soko guru perekonomian bangsa,” katanya.

Ia juga meminta dukungan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta seluruh pemangku kepentingan agar Kopdes berjalan efektif. Produk-produk lokal harus diprioritaskan mengisi gerai koperasi, sekaligus membuka lapangan kerja baru di desa.

Sementara itu, Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyebut festival ini sebagai bagian dari upaya memperkuat promosi produk unggulan daerah. Ia optimistis Kopdes Merah Putih mampu memperbaiki tata niaga dan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha desa.

“Kopdes diharapkan dapat memperkuat tata niaga dan membuka akses pasar. Dengan kebersamaan, pertumbuhan ekonomi inklusif dan kesejahteraan masyarakat bisa ditingkatkan,” ujar Yuli.

Pemkab Purworejo, lanjutnya, berkomitmen mendukung percepatan pembangunan fisik dan operasional Kopdes Merah Putih. Ia berharap koperasi benar-benar menjadi ruang kolaborasi antara pelaku usaha dan pemangku kepentingan.

Dengan dorongan kuat dari pemerintah pusat dan daerah, Festival Kopdes Merah Putih 2026 tak sekadar seremoni. Ia menjadi penanda bahwa koperasi kembali diposisikan sebagai tulang punggung ekonomi desa, sekaligus strategi besar memperkuat UMKM agar tak lagi berjalan sendiri.

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate